Komisi VII minta Kemenpar fokus pada pada pembangunan infrastruktur

2 weeks ago 11
“Promosi kita luar biasa gencar, sampai ke luar negeri. Tapi pertanyaannya, apakah infrastruktur kita sudah siap menerima wisatawan? Jelas belum,"

Jakarta (ANTARA) - Anggota DPR RI Komisi VII Novita Hardini, meminta Kementerian Pariwisata fokus pada pembangunan infrastruktur dasar sebagai penguat strategi pariwisata nasional dalam Rapat Kerja bersama Kementerian Pariwisata di gedung DPR, Senayan, Rabu.

Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Kamis, Novita menilai gencarnya promosi pariwisata Indonesia belum diimbangi dengan kesiapan infrastruktur dan rencana tata ruang destinasi yang memadai.

Padahal, kata dia, Indonesia sangat gencar melakukan promosi pariwisata bahkan hingga mancan negara.

“Promosi kita luar biasa gencar, sampai ke luar negeri. Tapi pertanyaannya, apakah infrastruktur kita sudah siap menerima wisatawan? Jelas belum," kata Novita.

"Harusnya anggarannya dipakai untuk membenahi akses akses jalan menuju destinasi pariwisata dan pemerataan tata ruang pariwisata secara merata," tambah dia.

Karenanya, Novita meminta sebagian anggaran promosi pariwisata dialihkan untuk pembenahan infrastruktur dasar, terutama akses jalan, sanitasi, konektivitas dengan moda transportasi publik antar destinasi.

“Promosi tanpa kesiapan infrastruktur itu seperti menjual janji. Kementerian pariwisata belum menyiapkan strategi visi jangka panjang yang lebih subtansial untuk kemajuan pariwisata alih alih hanya fokus mengerjakan proyek event saja.” ujarnya.

Selain itu, dia menilai Kementerian Pariwisata belum cukup kuat memastikan pembangunan destinasi berjalan selaras dengan tata ruang ekologis.

Hal tersebut dikarenakan ada kelemahan koordinasi lintas kementerian, khususnya dengan Kementerian PUPR, Perhubungan, KLHK, dan BUMN, dalam pembangunan fisik pendukung pariwisata.

“Pariwisata tidak bisa hanya berbicara event dan promosi saja. Pariwisata harus lebih berani memikirkan grand desain infrastruktur 10 tahun mendatang, jika tidak Pariwisata Indonesia akan tenggelam." katanya.

Novita berharap kritik ini dapat dipertimbangkan pemerintah demi terciptanya pembangunan infrastruktur yang kuat di lini pariwisata.

Baca juga: Anggota DPR: Pemerintah harus beri insentif industri kreatif film

Baca juga: Anggota DPR: Kerajinan lokal harus jadi kekuatan ekonomi

Baca juga: Anggota DPR minta pemerintah perkuat PTDI dan industri pertahanan

Pewarta: Walda Marison
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |