Wamena (ANTARA) - Komando Distrik Militer (Kodim) 1702/Jayawijaya, Papua Pegunungan memperkuat pemahaman pedoman tugas prajurit TNI guna mengoptimalkan tugas pengamanan kewilayahan.
Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf Ilham Datu Ramang, memberikan jam komandan kepada seluruh anggota, baik prajurit, Persit Kartika Chandra Kirana, maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berlangsung di Aula Kodim 1702/Jayawijaya.
Ramang dalam keterangan tertulis di Wamena, Sabtu, mengatakan, kegiatan itu sebagai upaya membina, memotivasi serta meningkatkan kedisiplinan prajurit TNI dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi.
“Jam komandan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh satuan Kodim 1702/Jayawijaya sebagai forum komunikasi dan pembinaan, sekaligus bentuk kepedulian pimpinan terhadap satuan dan seluruh anggota jajarannya, sehingga kinerja satuan dapat berjalan secara optimal,” katanya.
Menurut dia, hal itu bertujuan mengevaluasi serta menyampaikan pelaksanaan kegiatan sehari-hari dalam rangka mendukung tugas pokok prajurit TNI Kodim 1702/Jayawijaya.
“Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, seluruh prajurit hendaknya senantiasa berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan delapan Wajib TNI,” ujarnya.
Ia menegaskan sebagai aparat kewilayahan, dalam bertugas prajurit TNI senantiasa bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Kami berharap seluruh anggota tidak salah dalam mengambil langkah dan tindakan. Untuk itu, kami menekankan kepada seluruh prajurit agar tetap berpedoman pada tiga metode pembinaan teritorial atau Binter dalam setiap pelaksanaan tugas pokok di lapangan,” katanya.
Ia menambahkan kepada seluruh prajurit Kodim 1702/Jayawijaya agar menjauhi minuman beralkohol dan narkoba, serta senantiasa menjalin kedekatan dengan seluruh komponen masyarakat.
“Sebagai prajurit TNI mari bersama-sama memperkuat kebersamaan dan sinergitas dengan aparat terkait di wilayah. Jadikan keberadaan kita bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, sehingga kehadiran TNI selalu dicintai rakyat serta mampu menjaga kehormatan diri sebagai prajurit TNI,” ujarnya.
Pewarta: Yudhi Efendi
Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































