Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan hak keluarga Anumerta Deden Maulana terpenuhi, termasuk beasiswa anak, asuransi dan merekrut istri mendiang di institusi tersebut.
"Pak Menteri berpesan untuk putranya, akan diberikan beasiswa sampai perguruan tinggi," kata Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Pung Nugroho Saksono (Ipunk) dalam upacara penghormatan terakhir di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Pasar Minggu, Jakarta, Kamis.
Pung juga memastikan pihaknya merekrut istri Deden, Vera menjadi pegawai KKP untuk melanjutkan kinerja sang suami.
Dia menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Deden saat menjalankan tugas negara dalam melaksanakan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah perairan Republik Indonesia.
Dia menyampaikan bahwa tugas mereka terbilang berat dan penuh risiko di lapangan. Karena itu, pihaknya selalu mendampingi dalam operasi di udara maupun laut.
Baca juga: Politeknik AUP beri penghormatan terakhir kepada Deden Maulana
Baca juga: Keluarga ungkap komunikasi terakhir Yoga Naufal sebelum pesawat jatuh
Dia atas nama pribadi dan keluarga besar Direktorat Jenderal PSDKP khususnya serta Kementerian Kelautan dan Perikanan pada umumnya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan jasanya selama menjalankan tugasnya.
Upacara persemayaman dimulai pukul 10.36 WIB sebagai tanda jasa kepada mendiang dengan diberikan pangkat Anumerta. Deden akan dimakamkan di Kota Garut, Jawa Barat.
Jenazah Deden Maulana ditemukan Tim SAR gabungan dalam operasi SAR pada Minggu (18/1) sekitar pukul 14.20 Wita di lereng Gunung Bulusaraung dengan kedalaman 300 meter, setelah pesawat nahas itu jatuh akibat menabrak gunung tersebut pada Sabtu (17/1) siang.
Jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 berjenis kelamin laki-laki akhirnya teridentifikasi atas nama Deden Maulana setelah tes post mortem dan antre mortem di Posko DVI Biddokes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) di Jalan Kumala Makassar, Rabu malam.
Korban diketahui sebagai pegawai bidang pengelola barang milik daerah di KKP yang turut menjadi penumpang pesawat ATR milik Indonesia Air Transport (IAT) tersebut.
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































