KKP bangun budidaya ikan bioflok untuk Kopdes Merah Putih di Situbondo

1 month ago 21
Budidaya ikan ini (dikelola oleh Kopdes Merah Putih) untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis

Situbondo (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelontorkan dana hibah pembangunan usaha budidaya ikan bioflok untuk tiga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis.

Tiga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) yang mendapatkan dana hibah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk memulai bisnis budidaya ikan tematik yang menjadi salah satu pendukung Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Situbondo, yakni Kopdes Merah Putih Desa Olean Kecamatan Situbondo, Kopdes Merah Putih Desa Pokaan Kecamatan Kapongan dan Kopdes Merah Putih Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan.

"Budidaya ikan ini (dikelola oleh Kopdes Merah Putih) untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG)," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono kepada Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo saat meninjau lokasi budidaya ikan lele yang dikelola KDMP Desa Olean Kecamatan Situbondo Kabupaten Situbondo, Jawa Timur pada Selasa.

Untuk di Jawa Timur dan Jawa Tengah, katanya, total keseluruhan pembangunan budidaya ikan bioflok atau menggunakan kolam terpal sebanyak 100 titik tersebar di desa-desa dan dikelola oleh pengurus Kopdes/Kopkel Merah Putih.

"Jadi program budidaya ikan tematik yang dikelola Kopdes Merah Putih ini arahnya adalah mendukung Program MBG yang merupakan salah satu program unggulan Presiden," kata Menteri Sakti.

Sementara itu Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyampaikan terima kasih kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang memberikan modal awal untuk usaha budidaya ikan tematik.

"Informasi yang saya terima, di Situbondo itu ada tiga titik atau tiga desa yang mendapatkan kegiatan usaha budidaya ikan dari program Kementerian Kelautan dan Perikanan," katanya.

Menurut Rio, budidaya ikan lele di tiga desa tersebut sangat tepat untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis, karena ikan lele merupakan salah satu lauk yang proteinnya cukup tinggi.

"Kalau kami hitung dari tiga titik budidaya ikan lele tersebut, nilai produksinya mencapai lebih dari Rp100 juta, dan itu bagus, bahkan bisa terus dikembangkan," ujarnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo tebar benih lele di Desa Olean, Situbondo, Jatim. Selasa (30/12/2025) ANTARA/Novi Husdinariyanto


Ketua Kopdes Merah Putih Desa Olean, Gustawan mengaku pihaknya memperoleh dana hibah untuk kegiatan usaha melalui Program Budidaya Ikan Tematik Kementerian Kelautan dan Perikanan ini menjadi modal awal Kopdes Merah Putih di desa itu.

Dia menyampaikan, memilih budidaya ikan lele di lahan desa setempat menggunakan kolam terpal bulat dan dari 24 kolam tersebut, masing-masing kolam dapat diisi benih ikan lele (padat tebar) sebanyak 2.500 ekor.

"Alasan kami memilih budidaya ikan lele karena siklusnya mudah dibandingkan ikan nila dan gurami. Kalau gurami dan nila itu bisa sampai 6-8 bulan panen, tapi ikan lele hanya butuh waktu sekitar tiga bulan," katanya.

Untuk pemasaran, kata Gustawan, KDMP Desa Olean telah berkoordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: KKP mengintegrasikan budi daya ikan dengan Kopdes Merah Putih

Baca juga: KKP berikan pelatihan bioflok bagi 100 Kopdes Merah Putih

Baca juga: KKP minta peternak pakai teknologi bioflok untuk jaga pertumbuhan ikan

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |