Bhayangkara Presisi libas Samator 3-0 pada Final Four Solo

2 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Jakarta Bhayangkara Presisi mengalahkan Surabaya Samator 3-0 (25-23, 25-21, 25-21) pada laga Final Four Proliga 2026 seri kedua putaran kedua di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Minggu.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal set pertama. Samator mencetak poin pembuka. Setter asal Bulgaria Bhayangkara, Presisi Lyvan Taboada, melancarkan serangan setelah percobaan pertama gagal.

Poin pertama bagi Bhayangkara Presisi itu dihasilkan dari sambaran bola overpass. Pada kedudukan 3-3, giliran I Ketut Yudi Aditya Risky melancarkan serangan pertamanya.

Samator memberikan perlawanan, namun Bhayangkara Presisi terus menekan dengan cross spike kencang dari Martin Atanasov yang tak terbendung. Smash keras Bardia Saadat kemudian membawa Bhayangkara Presisi unggul 11-6.

Baca juga: Pertamina Enduro menang dramatis atas Electric PLN di Final Four Solo

Bardia dan Atanasov menjadi tulang punggung Bhayangkara Presisi untuk memperlebar jarak poin. Ketika kedudukan imbang 22-22, Raden Ahmad Gumilar menghasilkan poin cepat berkat smash kuat untuk keunggulan Bhayangkara Presisi.

Samator tak mampu menahan Bhayangkara Presisi, yang akhirnya mencuri set pertama 1-0. Tim asuhan Rodolfo Luis Sánchez kembali dibayang-bayangi Bhayangkara Presisi pada set kedua dan ketiga hingga terpaksa menyerahkan kemenangan.

Kemenangan Bhayangkara Presisi tersebut menjadikan Jakarta LavAni Livin' Transmedia sebagai tim pertama yang melaju ke babak grand final, dan menutup kesempatan bagi Garuda Jaya.

Posisi puncak klasemen sektor putra ditempati oleh LavAni, kemudian peringkat kedua diduduki hayangkara Presisi, diikuti oleh Surabaya Samator di peringkat ketiga. Sementara itu, Jakarta Garuda Jaya menjadi juru kunci dasar klasemen.

Baca juga: LavAni kunci tempat grand final Proliga 2026 seusai libas Garuda 3-0

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |