Kimi Antonelli jaga fokus saat hidupnya berubah setelah GP China

2 hours ago 4
Semoga saya bisa menorehkan sesuatu yang bagus akhir pekan ini

Jakarta (ANTARA) - Pembalap tim Formula 1 Mercedes Andrea Kimi Antonelli tetap menjaga fokus saat hidupnya berubah setelah menjuarai GP China 2026, yang membuatnya menjadi pembalap Formula 1 termuda kedua sepanjang sejarah yang memenangi satu seri balapan.

"Kehidupan saya di luar balapan berubah dan saya menikmatinya. Namun, saya harus tetap membumi," ujar Antonelli, dikutip dari laman Formula 1, Jumat.

Menurut pembalap yang baru berusia 19 tahun itu, apa yang dialaminya saat ini sangat mudah mengalihkan perhatian.

Baca juga: Kimi Antonelli menangi GP China 2026

Oleh karena itu, Antonelli menegaskan dirinya tidak akan membiarkan situasi tersebut membuatnya terlena.

Pembalap asal Italia itu memiliki tujuan besar dan, dia menekankan, hal tersebut hanya dapat tercapai dengan fokus serta kerja keras.

Target Antonelli tersebut adalah mengejar gelar juara dunia Formula 1 musim ini. Untuk itu, mengincar kemenangan-kemenangan lain pada seri-seri berikutnya.

"Saya ingin terlibat dalam pertarungan karena saat ini kami mempunyai mobil dan peluang yang bagus. Saya memang kurang pengalaman, karena ini baru musim kedua saya di Formula 1, tetapi saya akan terus mencoba," tutur dia.

Antonelli juga menyatakan siap untuk menghadapi semua kemungkinan yang terjadi di balapan.

Masih ada 20 seri tersisa sampai akhir musim 2026 dan Antonelli tidak ingin menyia-nyiakan setiap kesempatan yang datang.

Baca juga: Antonelli ukir sejarah sebagai "pole sitter" termuda Formula 1

"Semoga saya bisa menorehkan sesuatu yang bagus akhir pekan ini (GP Jepang-red)," kata dia.

Antonelli bersama timnya, Mercedes, kini bersiap untuk menghadapi GP Jepang pada 27-29 Maret 2026, di mana balapan akan digelar pada Minggu (29/3).

Kimi Antonelli saat ini berada di peringkat kedua klasemen pembalap Formula 1 musim 2026 dengan koleksi 47 poin, persis di bawah rekan setimnya George Russell (51 poin) yang bertengger di puncak.

Antonelli memulai musim 2026 dengan baik setelah menduduki peringkat kedua di seri perdana, GP Australia, dan menjadi pemenang pada seri kedua di China.

Dia pun menjadi pembalap termuda kedua yang sukses memenangi satu seri balapan. Antonelli belum melampaui rekor Max Verstappen (Red Bull) yang masih berumur 18 tahun saat menaklukkan GP Spanyol pada tahun 2016.

Sementara rekor juara dunia Formula 1 termuda sepanjang sejarah masih dipegang Sebastian Vettel yang mencatatkan pencapaian itu bersama tim Red Bull pada musim 2010, ketika dia berusia 23 tahun 133 hari.

Baca juga: Kimi Antonelli: Ini adalah awal yang baik bagi Mercedes

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |