Khofifah tegaskan revitalisasi-rehabilitasi sekolah terus jalan 2026

1 month ago 10
...Kami menginginkan semua sekolah memiliki fasilitas sesuai dengan standar pelayanan yang baik

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan peningkatan kualitas layanan pendidikan di SMA, SMK, dan SLB melalui program revitalisasi dan rehabilitasi sekolah tetap berjalan pada 2026.

"Kami ingin memastikan bahwa pada awal tahun 2026 insya Allah Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap tancap gas dan gerak cepat semuanya. Ini supaya semua sekolah memiliki kualitas layanan yang semakin baik," kata Khofifah seusai peresmian revitalisasi dan rehabilitasi sekolah di wilayah Malang Raya yang dipusatkan di SMK Negeri 12 Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat.

Dia mencontohkan sebagaimana revitalisasi dan renovasi yang telah rampung untuk 38 sekolah di wilayah Malang Raya, baik itu SMA, SMK, dan SLB mayoritas berfokus pada penambahan jumlah kelas, pemenuhan alat laboratorium, dan perbaikan kamar mandi.

Saran itu disebutnya penting agar para murid bisa merasa nyaman ketika mengikuti proses belajar mengajar.

"Kami menginginkan semua sekolah memiliki fasilitas sesuai dengan standar pelayanan yang baik," ucapnya.

Baca juga: Khofifah dorong siswa Jawa Timur jadi pencipta teknologi

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan skema penganggaran program revitalisasi dan rehabilitasi tahun ini tetap mengandalkan dana bantuan dari pemerintah pusat dan proporsi 20 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jawa Timur 2026.

Dia menegaskan meski ada aturan soal efisiensi, tetapi sektor pendidikan tetap menjadi atensi dari pemerintah.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, kata dia, telah menerima ribuan proposal pengajuan bantuan program revitalisasi dan rehabilitasi dari pihak sekolah pada awal 2026.

Proposal itu, lanjutnya, telah diajukan oleh pihak SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta sejak 2025. Pihaknya kemudian akan menyerahkan dokumen permohonan bantuan kepada pemerintah pusat.

Kebutuhan yang perlu dipenuhi beragam, mulai penambahan ruang kelas hingga perbaikan fisik bangunan lantaran kondisinya sudah termakan usia.

"Nanti ada tim mengecek apakah sekolah itu membutuhkan laboratorium, ruang kelas baru, atau rehabilitasi sekolah. Tentu kami memprioritaskan yang sangat membutuhkan," tutur dia.

Baca juga: Pemerintah luncurkan pendidikan vokasi industri di Jawa Timur

Baca juga: 27.994 siswa Jawa Timur lolos SNBP 2025 dan terbanyak di Indonesia

Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |