Ketua Banggar DPR tak setuju usulan pengurangan subsidi BBM

1 hour ago 3

Jakarta (ANTARA) - Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menyatakan tidak setuju dengan usulan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla soal pengurangan subsidi bahan bakar minyak di tengah kenaikan harga minyak dunia.

"Kalau subsidi BBM dikurangi, kami enggak setuju," kata Said saat ditemui di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin.

Menurut dia, dalam kondisi dinamika global akibat konflik di Timur Tengah, kenaikan harga energi internasional tidak dimungkiri akan membebani keuangan negara.

Namun, dia tidak setuju jika kebijakan yang diambil justru menekan masyarakat kurang mampu.

"Kenapa kita mengotak-atik subsidi? Kenapa kita tidak bicara terhadap harga nonsubsidi yang sampai sekarang belum naik? Kenapa yang untuk orang miskin yang diotak-atik. Jangan, dong," ucapnya.

Dia memandang akan lebih masuk akal untuk melakukan penyesuaian terhadap harga BBM nonsubsidi dengan mempertimbangkan dampak inflasi.

"Kalau mau diotak-atik yang sudah dijual di pasar yang harga keekonomian, itu lebih make sense. Itu pun harus dihitung dampak inflatoir-nya, inflasinya, karena begitu sekali naik, kan ke mana-mana," katanya.

"Jadi, kita lagi berhitung betul, kasih kesempatanlah, jangan kemudian BBM begitu harga minyak naik kita kayak kebakaran jenggot seakan-akan besok langit akan runtuh, enggak," imbuhnya.

Selain itu, Said menambahkan langkah lain yang diperlukan adalah memastikan subsidi LPG 3 kilogram tepat sasaran.

Ia meyakini jika subsidi LPG tepat sasaran, anggaran yang dialokasikan tidak akan sia-sia.

"Caranya bukan sekedar semata-mata pemerintah punya data SEN (Sosial Ekonomi Nasional), tapi juga lakukanlah berulang kali, bolak-balik, dengan sidik jari atau retina mata bagi orang yang berhak untuk mendapatkan tabung LPG 3 kilogram," katanya.

Sebelumnya, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla pada Minggu (5/4) mengusulkan agar pemerintah mempertimbangkan pengurangan subsidi BBM untuk menekan defisit anggaran di tengah konflik global.

Baca juga: Menkeu Purbaya pastikan BBM subsidi tidak naik sampai akhir 2026

Baca juga: DPR dorong pemerintah pertimbangkan penyesuaian harga BBM

Pewarta: Fath Putra Mulya
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |