Jakarta (ANTARA) - President Director PT Astra Graphia Information Technology (AGIT), Widi Triwibowo, menyoroti masih banyaknya perusahaan di Indonesia yang menghadapi tantangan dalam mengadopsi sistem Enterprise Resource Planning (ERP) dalam transformasi digital.
Menurut dia, peluang besar yang ditawarkan digitalisasi kerap kali menjadi tantangan perusahaan lantaran keterbatasan sumber daya manusia (SDM) hingga kesiapan teknologi.
“Ya, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia, kemudian kompetensi, kapabilitas, adopsi teknologi termasuk juga time to value implementation yang seringkali memakan waktu panjang,” kata Widi dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Widi Triwibowo menilai bahwa dalam dua dekade terakhir, dunia bisnis telah berubah secara signifikan, yang mana digitalisasi saat ini bukan lagi pilihan namun sudah menjadi kebutuhan mutlak.
“Dari data yang kami miliki lebih dari 65 persen perusahaan di Asia Tenggara saat ini sudah membangkitkan untuk pindah berbasiskan cloud dan juga digital dari core system mereka di tahun 2026-2027,” ujar dia.
Baca juga: HashMicro integrasikan ERP dan AI dukung transformasi bisnis
Widi mengatakan berdasarkan data lain menunjukkan bahwa organisasi yang berhasil mengintegrasikan sistem ERP dan data analysis mereka secara menyeluruh memiliki peluang untuk meningkatkan produktifitas, efisiensi sebesar 30 persen, bahkan mempersingkat waktu time to market juga sekitar 40 persen.
“Artinya apa, digitalisasi ini membawa peluang besar bagi organisasi untuk tidak hanya mendapatkan integrasi proses, tapi juga peningkatan produktifitas, efisiensi, dan mempercepat inovasi, serta kemungkinan untuk melakukan pengambilan keputusan secara lebih cepat berbasis data,” tutur dia.
Baca juga: Startup AI Chat untuk Bisnis, AIgrow, Curi Perhatian di TechinAsia 2025
Baca juga: Wamen Komdigi: Banda Aceh Academy jadi kebutuhan generasi muda
Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































