Jakarta (ANTARA) - Sebagian warga yang tinggal di lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Jakarta Timur, mengaku sedih setelah direlokasi ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa).
"Sedih pasti, saat harus pindah dari sini ke rusunawa, soalnya sudah lama juga tinggal di sini," kata salah satu warga bernama Ani (37) di TPU Kebon Nanas, Jakarta Timur, Senin.
Proses pemindahan warga yang tinggal di lahan TPU Kebon Nanas terus berjalan. Sambil meneteskan air mata, dia mengaku tinggal bersama delapan anggota keluarganya
Ani menceritakan ia beserta keluarganya sudah belasan tahun menetap di kawasan TPU Kebon Nanas dan memiliki ikatan emosional yang kuat dengan lingkungan sekitar.
Perasaan sedih pun dirasakan Ani menjelang kepindahan. Ia mengaku berat harus berpisah dengan para tetangga yang selama ini sudah seperti keluarga sendiri.
"Sedih, kita kan berpisah sama tetangga. Walaupun satu rusun, tapi kan beda blok. Saya di sini sudah cukup lama, belasan tahun, terus terpisah sama tetangga," ucap Ani.
Baca juga: 27 KK mulai pindah dari lahan TPU Kebon Nanas ke Rusunawa
Selain itu, dia mengatakan, hingga kini, dirinya belum mengetahui secara pasti unit hunian yang akan ditempatinya. Bahkan, dia juga belum sempat melihat kondisi rusun yang akan ditempati.
"Belum tahu lantai berapa, saya juga belum lihat rusunnya seperti apa," ungkap Ani.
Terkait sosialisasi pemindahan warga, dia mengatakan informasi yang diterima warga masih terbatas.
Menurut dia, warga hanya diberitahu untuk membawa barang-barang pribadi karena proses pengangkutan akan dibantu petugas.
"Cuma dikasih tahu nanti kita bawa barang, nanti di sana pembagian kunci. Barang semuanya diangkut, dibantu," tutur Ani.
Hal serupa juga dikatakan Marni (39) yang sudah tinggal belasan tahun di lahan TPU Kebon Nanas. Meskipun setuju untuk direlokasi, namun ia mengaku sedih harus pindah dari lingkungan tersebut.
"Berat pasti, namanya juga sudah belasan tahun di sini, terus pindah, lingkungan baru lagi, semuanya baru lagi," kata Marni.
Dia pun berharap nantinya bisa lebih aman dan nyaman tinggal di rusunawa yang sudah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Baca juga: 73 KK siap direlokasi dari TPU Kebon Nanas ke rusun
Seperti diketahui, ratusan personel gabungan dikerahkan untuk membantu proses pemindahan warga dari lahan TPU Kebon Nanas, Jatinegara, Jakarta Timur, ke sejumlah rumah susun sederhana sewa (rusunawa) pada Senin.
Pemindahan itu dilakukan secara bertahap dan ditargetkan tuntas hari ini karena merupakan batas akhir pemindahan. Secara keseluruhan, terdapat 40 kepala keluarga dengan 235 jiwa yang direlokasi dari TPU Kebon Nanas.
Selain personel, sebanyak 26 truk besar, tujuh kendaraan dinas operasional (KDO), 10 bus sekolah, dan 10 kendaraan jajaran kelurahan juga dikerahkan untuk mengangkut warga beserta barang-barang mereka.
Proses relokasi itu melibatkan unsur Kecamatan Jatinegara, Kelurahan Cipinang Besar Selatan, serta petugas PPSU dan Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) Pertamanan.
Seluruh personel gabungan itu membantu warga, mulai dari pengemasan dan pengangkutan barang, hingga memastikan proses pemindahan berjalan tertib dan lancar.
Warga yang direlokasi itu akan menempati sejumlah rusunawa yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta, di antaranya Rusun Pulogebang, Cipinang Besar Selatan, Cipinang Muara, Jatinegara Kaum, Pondok Bambu, Pulojahe, hingga Rusun Perkampungan Industri Kecil (PIK). Sementara itu, warga yang masih berstatus bujangan dipindahkan ke Rusun PIK.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Timur memberikan batas waktu relokasi hingga 12 Januari 2026.
Diperkirakan dari total sekitar 3.700 meter persegi lahan yang ditempati warga, pemerintah dapat membangun sebanyak kurang lebih 1.000 petak makam baru.
Sebagian besar warga tercatat telah menempati area TPU Kebon Nanas selama 15 hingga 20 tahun. Bagi warga yang ber-KTP DKI, pemerintah menyediakan hunian pengganti di sejumlah rusunawa milik Pemprov DKI Jakarta.
Baca juga: Ratusan personel bantu relokasi warga TPU Kebon Nanas ke rusunawa
Baca juga: Relokasi permukiman warga dari TPU Kebon Nanas dilakukan bertahap
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































