Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Sejumlah kendaraan pemudik terpantau memadati area rehat sementara Km18 Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan di Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada H+5 Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis (26/3).
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis pukul 22.00 WIB, kendaraan pemudik terus berdatangan dari arah Gerbang Tol Sadang menuju Setu. Sebagian besar pemudik merupakan keluarga dalam perjalanan arus balik setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
Beberapa pemudik tampak memanfaatkan fasilitas yang disediakan seperti tenda istirahat, mushola maupun toilet portabel. Sementara itu, sebagian terlihat bersantai sejenak sebelum melanjutkan perjalanan panjang mereka.
"Kami satu mobil, satu keluarga, ada orang tua saya dan adik saya," kata seorang pemudik Agung (28) yang ditemui di lokasi, Kamis.
Petugas kepolisian berinteraksi sambil menyampaikan pesan kamtibmas kepada pemudik di area rehat sementara Km18 Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis.ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.Ia mengungkapkan perjalanan mudik kembali ke Bogor pada arus balik Lebaran tahun ini dilakukan bersama keluarga setelah menghabiskan momentum libur Hari Raya Idul Fitri di Kota Tasikmalaya.
Agung mengaku perjalanan arus balik tahun ini cukup melelahkan. Berangkat dari Tasikmalaya pada Rabu (25/3) pukul 24.00 WIB dan baru tiba di lokasi ini pukul 22.30 WIB keesokan harinya.
"Perjalanan hampir 24 jam. Dari Tasik sampai Cipularang macet sekali. Baru lancar setelah masuk Tol Japek Selatan dari Sadang. Alhamdulillah sekarang sudah sampai sini," katanya.
Setelah beristirahat selang beberapa menit, Agung berencana melanjutkan perjalanan ke Bogor. "Minum kopi dulu sebentar, habis itu lanjut jalan lagi," ujarnya.
Kapolsek Serang Baru AKP Hotma Sitompul ketika ditemui di lokasi mengimbau para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara dengan memperhatikan kondisi fisik maupun kendaraan selama menempuh perjalanan arus balik.
Ia menekankan pentingnya mengenali tanda-tanda kelelahan seperti mulai kerap menguap, sulit fokus, refleks yang melambat atau emosi yang mudah terpancing sebagai sinyal untuk segera menepi dan beristirahat.
"Istirahat sejenak tidak hanya menjaga kesehatan pengemudi, tetapi juga dapat meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas sehingga perjalanan tetap aman dan nyaman hingga sampai tujuan," jelasnya.
Dirinya dalam kesempatan itu juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada para pemudik dengan meminta mereka untuk tetap waspada terhadap potensi tindak pidana kejahatan selama periode arus balik Lebaran tahun ini.
"Kita imbau juga agar berhati-hati terhadap modus kejahatan seperti pecah kaca atau aksi kriminalitas jalanan lain. Jadi sambil beristirahat sejenak di lokasi ini juga sambil terus waspada," kata dia.(KR-PRA).
Baca juga: ASDP Ketapang ingatkan pemudik hindari puncak arus balik pada 28-29 Maret
Baca juga: Pemilir sepeda motor nilai arus mudik-balik Lebaran 2026 lancar
Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































