Kemensos mulai pembangunan Sekolah Rakyat tahap awal di Bogor

2 weeks ago 7

Kota Bogor (ANTARA) - Kementerian Sosial mulai melakukan pembangunan Sekolah Rakyat pada tahap awal di Kota Bogor dengan melakukan peninjauan lokasi calon pembangunan di Kelurahan Rancamaya, kabupaten setempat, Selasa.

Peninjauan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico bersama Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi serta jajaran Pemerintah Kota Bogor dan dinas teknis terkait.

Baca juga: Pemkab Bogor sediakan dua lokasi untuk Program Sekolah Rakyat

Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan pengecekan kontur tanah pada lahan seluas kurang lebih lima hektare yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat Kota Bogor.

Robben Rico mengatakan peninjauan lokasi merupakan langkah awal sebelum masuk ke tahapan perencanaan dan kajian teknis lebih lanjut.

“Hari ini kita memulai langkah awal. Kita melihat, kemudian memulai proses kajian dan menyiapkan perencanaannya. Insya Allah paling lambat bulan Juni sudah mulai proses lelang, bahkan memulai pekerjaan pertamanya,” ujar Robben.

Ia menegaskan dalam enam bulan ke depan Kemensos bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemkot Bogor akan memaksimalkan proses persiapan agar Sekolah Rakyat Kota Bogor dapat mulai digunakan pada Juli tahun depan.

Menurut Robben, pembangunan fisik Sekolah Rakyat akan dilaksanakan oleh Kementerian PU dengan daya tampung minimal 1.000 hingga 1.080 siswa.

Fasilitas yang akan dibangun meliputi asrama siswa, ruang kelas, laboratorium, tempat ibadah, lapangan, gedung serbaguna, serta asrama bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, termasuk fasilitas penunjang lainnya.

“Karena ini bentuknya sekolah boarding. Artinya, selama 24 jam proses kehidupan Sekolah Rakyat ini seluruhnya tertampung di sekolah ini. Tidak pulang setiap hari, tetapi menginap di Sekolah Rakyat,” kata Robben.

Baca juga: Kabupaten Bogor siapkan dua lokasi Sekolah Rakyat tahun ajaran baru

Baca juga: Mensos: Tiga Sekolah Rakyat di wilayah 3T Kepri telah beroperasi

Ia menambahkan konsep Sekolah Rakyat yang diarahkan Presiden Prabowo Subianto tidak hanya menitikberatkan pada pendidikan formal, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, akhlak, kebangsaan, keagamaan, serta pembekalan keterampilan bagi para siswa.

“Tentunya keterampilan yang tidak asal dan bersertifikasi,” ujar Robben Rico.

Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi menyampaikan bahwa peninjauan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan kesiapan teknis sebelum pembangunan dimulai.

“Alhamdulillah, hari ini Pak Sekjen meninjau lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat Kota Bogor. Saya didampingi dinas teknis dan secara teknis sudah berbincang-bincang. Alhamdulillah, sudah ada solusi terkait rencana pembangunannya,” kata Denny.

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |