Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melepas tim sepak bola pelajar usia 12 tahun ke bawah (U-12) dan U-13 untuk berkompetisi dalam turnamen internasional di Bangkok, Thailand.
"Saya mendoakan kalian di antara dua tim ini ada yang nanti masuk tim nasional (sepak bola Indonesia)," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pemuda dan Olahraga Gunawan Suswantoro dalam acara pelepasan tim di Jakarta, Senin.
Dia berpesan kepada para atlet muda dalam tim yang dinamai Garuda Muda Indonesia itu agar berkompetisi dengan penuh rasa percaya diri. Para atlet, kata dia, jangan merasa diri lebih rendah dari atlet negara-negara lain, namun terus berjuang semaksimal mungkin untuk membuktikan kemampuan Indonesia.
Selain berjuang memenangkan kompetisi, kata dia, ajang di Bangkok juga menjadi kesempatan bagi para atlet muda untuk berkenalan dan menjalin hubungan kekerabatan dengan tim lain.
Menurutnya, relasi yang dibangun sejak dini itu penting karena para atlet adalah generasi penerus bangsa yang suatu saat bisa menjadi pemimpin di Indonesia.
"Suatu saat mungkin di antara kalian, bisa menjadi pejabat tinggi di negeri ini dan para atlet di Bangkok juga bisa menjadi pejabat di sana, kalian sudah saling kenal dan itu penting," katanya.
Baca juga: Munculnya juara baru perkuat iklim kompetisi MilkLife Soccer Challenge
Suswantoro juga meminta para atlet agar tetap menjaga kondisi fisik dengan makan secara teratur agar tetap bugar sehingga bisa berkompetisi dengan lancar.
Dalam kesempatan itu, dia juga mengapresiasi dukungan dari para orang tua yang sebagian di antaranya juga turut mendampingi anak-anak mereka saat berkompetisi di Bangkok.
"Ini membuat para atlet lebih percaya diri dalam berkompetisi dan bagi (orang tua) yang tidak berangkat bisa mendoakan anak-anaknya agar tetap sehat," katanya.
Sementara itu, Pelatih Tim Pelajar U-12 dan U-23 Garuda Muda Indonesia Sapran Oktari menjelaskan para atlet yang dikirim diseleksi berdasarkan rekomendasi pelatih dari beberapa Sekolah Sepak Bola (SSB) di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Beberapa di antara pemain yang dikirim, kata dia, juga memiliki pengalaman berkompetisi di luar negeri arena sebelumnya juga ikut berkompetisi di Malaysia.
Mengenai target tim, Oktari menjelaskan bahwa tim yang diberangkatkan secara mandiri dengan dukungan sponsor Gold Coin tidak diberikan target tertentu tetapi para atlet diminta untuk mendapatkan sebanyak mungkin karena bersaing dengan para pemain dari berbagai negara di Asia.
"Target kita yang utama itu pengalaman, tetapi syukur-syukur kalau kita bisa juara," katanya.
Baca juga: Taufik Hidayat apresiasi perluasan pembinaan sepak bola usia dini
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































