Beijing (ANTARA) - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) China pada Selasa (20/1) merilis paket kebijakan untuk mendorong investasi swasta dan konsumsi, termasuk program jaminan khusus untuk pinjaman korporasi serta subsidi bunga untuk pinjaman konsumsi pribadi.
Program jaminan khusus ini, dengan total skala sebesar 500 miliar yuan (1 yuan = Rp2.432) atau sekitar 71,42 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.935), bertujuan untuk mendukung investasi swasta oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menurut dokumen resmi yang dirilis bersama oleh Kemenkeu China dan beberapa departemen lainnya.
Diimplementasikan melalui Dana Jaminan Pembiayaan Nasional (National Financing Guarantee Fund) selama periode dua tahun, program ini tidak hanya akan mencakup pinjaman jangka menengah dan panjang, tetapi juga kebutuhan pembiayaan terkait operasional harian, seperti ekspansi pabrik, renovasi toko, dan modal kerja.
Sementara itu, kementerian tersebut akan meluncurkan kebijakan subsidi bunga pinjaman bagi UMKM, yang mencakup pinjaman aset tetap yang baru diterbitkan serta dana yang disediakan melalui instrumen keuangan berbasis kebijakan baru dari pemerintah mulai 1 Januari.
Kebijakan ini akan berfokus pada rantai industri utama beserta sektor hulu dan hilirnya, serta jasa penunjang produksi.
Subsidi bunga akan ditetapkan sebesar 1,5 poin persentase per tahun, dengan periode subsidi maksimum selama dua tahun. Jumlah pinjaman yang berhak menerima subsidi akan dibatasi paling tinggi 50 juta yuan per peminjam, dengan nilai subsidi bunga maksimum ditetapkan sebesar 1,5 juta yuan bagi setiap peminjam.
Kebijakan ini akan diterapkan terlebih dahulu selama satu tahun, dengan kemungkinan perpanjangan berdasarkan kondisi aktual.
Dalam upaya untuk memperkuat konsumsi, Kemenkeu China pada Selasa yang sama juga mengoptimalkan sekaligus memperpanjang kebijakan subsidi bunga yang sudah ada bagi entitas bisnis di sektor jasa dan pinjaman konsumsi pribadi hingga akhir 2026.
Kebijakan subsidi pinjaman sektor jasa, khususnya, telah memperluas cakupan ke sektor digital, hijau, dan retail, dengan batas pinjaman maksimum yang berhak menerima subsidi per peminjam dinaikkan dari 1 juta yuan menjadi 10 juta yuan, sementara batas subsidi ditingkatkan menjadi 100.000 yuan.
Kebijakan subsidi pinjaman konsumsi pribadi akan mencakup layanan cicilan kartu kredit, dengan menghapuskan pembatasan sektoral.
Selain itu, Kemenkeu China telah menyempurnakan kebijakan subsidi bunga pinjaman untuk peningkatan peralatan.
Kebijakan yang diperbarui ini memperluas dukungan dari pinjaman yang semula hanya digunakan untuk pembelian peralatan menjadi pinjaman untuk peningkatan peralatan, serta memasukkan pinjaman inovasi teknologi yang memenuhi syarat dan baru diterbitkan mulai 2026.
Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































