Kemenhut lanjutkan operasi bantuan pascabanjir dan longsor di Sumatera

1 month ago 21

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) terus melanjutkan Operasi Perbantuan Pascabencana hingga hari ke-18 di sejumlah wilayah terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Sumatera.

Dalam pernyataan diterima di Jakarta, Sabtu, Kepala Balai Dalkarhut Sumatera, Ferdian mengatakan operasi bantuan memfokuskan kegiatan pada pembersihan fasilitas umum dan rumah warga, serta dukungan layanan dasar bagi masyarakat terdampak.

"Sejak hari pertama hingga hari ke-18 ini, Manggala Agni kami kerahkan tidak hanya untuk pembersihan pascabanjir, tetapi juga untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari penyediaan air bersih hingga bantuan logistik," ujar Ferdian.

Dia menjelaskan pada 17-18 Desember 2025, Kemenhut juga menyelenggarakan aksi Rimbawan Peduli di Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Kegiatan itu meliputi layanan medis bagi personel Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dan Manggala Agni di Besitang, serta pelayanan kesehatan dan bantuan logistik sembako bagi masyarakat di Kabupaten Agam.

Selain itu, Kemenhut menyalurkan bantuan pipanisasi dan toren air untuk memulihkan akses air bersih bagi masyarakat terdampak. Di Aceh, Kemenhut melalui BKSDA Aceh turut memobilisasi bantuan logistik ke Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur.

Upaya pemenuhan kebutuhan air bersih juga terus dikejar. Di Aceh Tamiang, realisasi pembangunan sumur bor telah mencapai empat dari target 10 unit. Sementara di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pemenuhan air bersih telah terealisasi di 4 dari 16 nagari.

Baca juga: Pemprov minta APH awasi penjarahan kendaraan bekas banjir di Aceh

Dia menjelaskan meski menghadapi kendala medan yang berat, Kemenhut tetap berkomitmen menuntaskan target ini guna menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat.

Secara rinci, personel Manggala Agni Daops Labuan Batu di Aceh melaksanakan pembersihan pascabanjir di Kantor Resort BKSDA Aceh di Langsa serta mengikuti pemeriksaan kesehatan. Sementara itu, Daops Sibolangit bersama tim TNGL melakukan pembersihan di SMA Negeri 1 Tenggulun dan TK Ananda Desa Tualang Tukul, sekaligus menyalurkan suplai air bersih bagi masyarakat di Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang.

Di Sumatera Barat, Manggala Agni Daops Rengat dan Siak melanjutkan pembersihan drainase, fasilitas umum, dan rumah warga di kawasan Griya Permata II Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.

Sementara itu, di Sumatera Utara, Manggala Agni Daops Pematangsiantar melaksanakan pembersihan rumah warga di Parsingkaman, Desa Pagaran Lambung I, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, sekaligus mendistribusikan bantuan dari Panitia Natal Kemenhut dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Balai Dalkarhut Sumatera.

Baca juga: BPBD Agam: 72 korban bencana hidrometeorologi belum ditemukan

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Posko Rimbawan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Tim Kesehatan Kemenhut, serta Panitia Natal Kemenhut. Sinergi ini sangat membantu kelancaran tugas di lapangan," tuturnya.

Ke depan, katanya, Kemenhut berkomitmen melakukan langkah korektif pascabencana melalui rekonstruksi kawasan hutan yang berpotensi bencana serta rehabilitasi wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Baca juga: Megawati: Petakan daerah rawan banjir di Sumatera agar tak terulang

Baca juga: Presiden instruksikan mobilisasi seluruh kekuatan hari pertama bencana

Baca juga: Soal bantuan asing, Kemlu: Kekuatan nasional dikerahkan ke Sumatera

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |