Kemendikdasmen: IFP buat pembelajaran menyenangkan di SDN Denpasar

3 months ago 17

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengatakan pemberian interactive flat panel (IFP) membuat pembelajaran jadi menyenangkan di SDN 10 Dauh Puri Denpasar, Provinsi Bali.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen) Kemendikdasmen Gogot Suharwoto menyampaikan hal tersebut dalam kunjungannya guna meninjau penyaluran papan tulis interaktif tersebut.

“Anak-anak begitu antusias dan ikut bernyanyi. Beberapa dari mereka bahkan sudah mulai ingat siapa saja nama Panitia 9 yang merupakan kelompok kecil yang dibentuk 1 Juni 1945 oleh Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) untuk merumuskan dasar negara Indonesia,” kata Dirjen Gogot dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Jumat.

Salah seorang guru bernama Destri mengatakan pola pembelajaran dengan menggunakan alat bantu seperti IFP terbukti dapat meningkatkan semangat anak untuk berpartisipasi di kelas.

Baca juga: Teknologi IFP diminati dan pacu kreativitas siswa SLB di Subang

Destri mengatakan IFP tidak hanya bermanfaat di dalam kelas, namun juga kerap digunakan setiap Jumat untuk memandu anak-anak senam bersama di lapangan.

“IFP sama layaknya seperti papan tulis, tapi digital. Suaranya jernih, gambarnya bagus dan jelas. Anak-anak makin senang belajar,” kata Destri

Ia menambahkan sebanyak 187 anak menggunakan IFP secara bergantian per kelas, dan ada satu kelas yang digunakan untuk menaruh IFP, yaitu kelas 6.

Bagi murid kelas lain, Destri mengatakan dapat menggunakan IFP sesuai dengan giliran kelasnya secara bergantian di ruangan kelas 6.

Baca juga: Kemendikdasmen verifikasi sekolah di Garut sebelum menerima IFP
Baca juga: Prabowo: 50 ribu sekolah dapat layar IFP, akan ditambah tahun depan

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |