Serang (ANTARA) - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menjadikan Kabupaten Serang, Banten, sebagai lokasi awal pencanangan Program Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Indonesia guna memperingati Hari Desa Nasional.
Kepala Badan Pengembangan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal (BPI) Kemendes PDT, Mulyadin Malik, di Kota Serang, Senin, mengatakan program bertema "Wujud Gotong Royong Nyata: Dari Desa Untuk Kemanusiaan" ini ditargetkan dapat diikuti oleh seluruh desa di Indonesia.
"Ini harapan Bapak Menteri Desa PDT, ke depan nanti kita akan bangun kerja sama dengan PMI Pusat agar seluruh desa dapat melakukan gerakan ini. Hari ini diawali dari Kabupaten Serang," ujar Mulyadin di Halaman Pendopo Bupati Serang.
Mulyadin mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang yang menyambut positif program tersebut. Ia menjelaskan, secara internal Kemendes PDT akan menggelar donor darah rutin setiap tiga bulan sekali dan berharap pola serupa diterapkan di tingkat desa sebagai bentuk literasi kesehatan.
"Jika semua desa bisa begini, maka masyarakat Indonesia yang ada di desa akan sehat dan sejahtera," katanya.
Baca juga: Mendes dorong pengembangan kreativitas anak muda desa lewat e-sport
Sementara itu, Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk menyukseskan program tersebut sebagai wujud gotong royong masyarakat desa.
Dalam kegiatan perdana ini, Pemkab Serang menyiapkan sebanyak 200 pendonor yang terdiri atas perwakilan masyarakat desa dan kecamatan.
"Intinya Pemerintah Kabupaten Serang mendukung suksesnya acara donor darah ini untuk menyukseskan rangkaian puncak acara Hari Desa Nasional pada 15 Januari nanti," kata Najib.
Najib juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini, serta mengajak warga yang memenuhi syarat kesehatan untuk aktif mendonorkan darah melalui Puskesmas maupun PMI setempat.
Baca juga: Mendes sebut 12 Rencana Aksi Bangun Desa rangkum semua SDGs
Pewarta: Desi Purnama Sari
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































