Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Program Kemendag Peduli menyalurkan sebanyak 100 unit tenda darurat untuk para pedagang terdampak bencana banjir di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Iqbal Shoffan Shofwan kepada Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, UMKM dan Perindustrian Kabupaten Aceh Tamiang Ibnu Aziz. Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana pegawai Kemendag, pelaku usaha dan masyarakat
umum melalui Program Kemendag Peduli.
"Penyaluran 100 unit tenda darurat ini merupakan bentuk solidaritas untuk membantu masyarakat Aceh yang terdampak bencana, khususnya di Pasar Kuala Simpang. Semoga bantuan ini dapat membantu mempercepat pemulihan pasar agar aktivitas kembali berjalan," kata Iqbal dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Pasar Kuala Simpang merupakan pasar rakyat yang menjadi pusat niaga masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang.
Pasar yang berdiri sejak 1982 ini merupakan pasar terbesar di Aceh Tamiang yang menampung sebanyak 295 pedagang, yang terdiri atas 156 pedagang los dan 139 pedagang kios.
Pasar Kuala Simpang menjadi satu dari 112 pasar rakyat yang terdampak bencana di Provinsi Aceh.
Selain Aceh Tamiang, pasar terdampak lainnya juga tersebar di Kota Langsa, Kota Subulussalam, Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Bireuen, dan Kabupaten Aceh Timur.
Selain menyalurkan bantuan, Kemendag terus mengupayakan pemulihan pasar rakyat serta
berbagai penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana, termasuk di Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
Kemendag juga memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan kebutuhan pokok di wilayah terdampak bencana terus terjaga.
"Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, dan asosiasi pelaku usaha untuk memastikan kebutuhan aman dan lancar. Kami harap, pemulihan dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat bisa segera beraktivitas secara normal," imbuh Iqbal.
Baca juga: Kemendag bantu korban bencana di Sumatera obat-obatan hingga selimut
Baca juga: Kemendag: Suplai global naik, harga biji kakao turun
Baca juga: HPE konsentrat tembaga dan emas naik akibat permintaan global
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































