25 Juni 202625 Juni 2026 | Redaksi Rakyat News | 67 views
Bandar Lampung — Senyum anak-anak yatim dan penyandang disabilitas memenuhi Aula Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Kamis (25/6/2026).
Pada saat yang sama, senyum serupa merekah di ribuan titik di seluruh Indonesia melalui gerakan nasional Peaceful Muharam 1448 Hijriah: Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas.
Dari Bandar Lampung, semangat berbagi itu tersambung melalui live streaming bersama Kementerian Agama RI, menegaskan bahwa Muharam menjadi ruang menumbuhkan kepedulian dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Erwinto, mengatakan Peaceful Muharam merupakan ikhtiar bersama untuk memastikan anak yatim dan penyandang disabilitas merasakan kehadiran negara sekaligus menguatkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
“Pada bulan Muharam kami ingin memastikan anak-anak yatim dan penyandang disabilitas merasakan bahwa mereka tidak pernah berjalan sendiri. Ada pemerintah, lembaga zakat, para dermawan, dan masyarakat yang bergandengan tangan menghadirkan harapan bagi masa depan mereka.
Kebahagiaan yang lahir dari kepedulian ini kami harapkan terus tumbuh, tidak hanya pada Muharam, tetapi menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Erwinto.
Pada kegiatan tersebut, Kementerian Agama Kota Bandar Lampung menyalurkan 200 paket santunan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas yang berasal dari Kantor Urusan Agama (KUA), madrasah, pondok pesantren, madrasah diniyah, TPQ, SLB, panti asuhan, dan masyarakat sekitar dan 15 beasiswa pendidikan diberikan kepada siswa yatim berprestasi.
Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Arief Hasyimi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Nasional Peaceful Muharam 1448 Hijriah yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, dengan tujuan ini memperkuat kepedulian sosial sekaligus memperluas manfaat zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui sinergi pemerintah, lembaga zakat, dunia usaha, dan masyarakat.
Secara nasional, program tersebut menargetkan pemberian manfaat kepada dua juta anak yatim dan penyandang disabilitas.
Sementara itu, dalam sambutannya yang disiarkan secara nasional, Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa Muharam merupakan bulan yang dimuliakan.
Pada masa Arab dahulu, Muharam menjadi waktu diberlakukannya gencatan senjata sehingga tidak diperkenankan terjadi peperangan, sekaligus menjadi awal penetapan kalender Hijriah yang hingga kini menjadi pedoman umat Islam.
Karena itu, Menteri Agama umat Islam menjadikan 10 Muharam sebagai hari pembebasan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas.
Kegiatan turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Kepala Subbagian Tata Usaha, para kepala seksi dan penyelenggara, Kepala KUA dan Kepala Madrasah se-Kota Bandar Lampung, mitra lembaga zakat, serta para donatur.
Redaksi: Sonny

10 hours ago
3


















































