Kemdiktisaintek: 8 bidang fokus riset diarahkan dukung "green jobs"

3 months ago 15
Ada delapan prioritas nasional yang kita arahkan ke sana, tentunya aspek green jobs ini menjadi penting karena dari semua area kita juga berharap semua aspek bidang itu ada kesadaran tentang menjaga sustainability dari lingkungan kita

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mengatakan delapan bidang fokus riset yang ada saat ini didorong untuk mendukung pengembangan pekerjaan hijau atau green jobs demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

"Ada delapan prioritas nasional yang kita arahkan ke sana, tentunya aspek green jobs ini menjadi penting karena dari semua area kita juga berharap semua aspek bidang itu ada kesadaran tentang menjaga sustainability dari lingkungan kita," kata Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kementerian Kemdiktisaintek Ardi Findyartini dalam konferensi pers pembukaan Science Film Festival 2025 di Jakarta, Selasa.

Kemdiktisaintek memiliki panduan bahwa penelitian difokuskan kepada delapan bidang fokus riset yaitu pangan, energi terbaru, kesehatan (obat), transportasi, rekayasa keteknikan, pertahanan dan keamanan, kemaritiman, kemandirian sosial dan budaya, serta beragam bidang riset lainnya.

Baca juga: Kemdiktisaintek: Semua sektor pekerjaan perlu dukung keberlanjutan

Terkait fokus riset itu, dia menyampaikan keberadaan green jobs sudah sejalan dengan prioritas nasional. Karena itu diharapkan mahasiswa, peneliti, dan dosen juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan menjaga kelestarian planet.

Tidak hanya pekerjaan baru, lanjutnya, semua jenis sektor yang sudah ada juga dapat berkontribusi untuk meningkatkan kelestarian lingkungan dan menjadi pekerjaan hijau. Hal itu yang terus didorong oleh Kemendiktisaintek untuk dapat diwujudkan dengan iklim riset dan pendidikan tinggi saat ini.

Baca juga: Kemdiktisaintek dukung Science Film Festival kenalkan "green jobs"

"Jadi memang karena ini kan ada kebutuhan global sebenarnya, kita juga berharap di Indonesia ini kan juga bagian dari paru-paru dunia, kita juga harus memikirkan bahwa kita punya peran sangat besar untuk bisa punya expertise yang memang fokus pada green jobs ini. Tidak secara khusus kita bilang ini green jobs, tetapi bahwa di semua bidang bisa dicek yang delapan prioritas nasional itu, adanya berbagai aspek yang bisa kita integrasikan," tuturnya.

Sebagai langkah awal pihaknya terus mendorong ketertarikan para siswa untuk mengembangkan berbagai unsur keberlanjutan pada beragam sektor.

"Karena itu yang kami harapkan bisa dihadirkan guru-guru sekarang, untuk bisa menghadirkan belajar sains yang menyenangkan, termasuk kaitannya dengan kesehatan lingkungan, kesehatan diri, dan kesehatan semua komponen di planet kita," kata Ardi Findyartini.

Baca juga: Menparekraf paparkan konsep "green job" di penghujung HLF-MSP

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |