Kemarin, respons penundaan pengiriman pasukan hingga kebijakan WFH

3 days ago 6

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah peristiwa politik telah diwartakan oleh pewarta Kantor Berita ANTARA pada Rabu (18/3). Berikut beberapa berita pilihan yang masih menarik dibaca pagi ini.

1. DPR sebut kebijakan WFH langkah strategis efisiensi energi nasional

Anggota Komisi XII DPR RI Alfons Manibui menyebut kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) yang tengah dikaji oleh pemerintah itu sebagai langkah strategis efisiensi energi nasional.

Selengkapnya di sini

2. Komisi I DPR: Penundaan kirim pasukan ke Gaza bukan kurangi komitmen

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengatakan penundaan pengiriman pasukan dari Indonesia untuk misi perdamaian bersama International Stabilization Force (ISF) di Gaza, Palestina bukan merupakan pengurangan komitmen Indonesia terhadap perdamaian.

Selengkapnya di sini

3. Komisi X DPR: Tidak benar MBG sedot anggaran pendidikan

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hardian Irfani membantah bahwa program unggulan Presiden Prabowo yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) menyedot atau pun mengambil anggaran pendidikan.

Selengkapnya di sini

4. Analis: Pejabat seharusnya dekat dengan rakyat meski dicap pencitraan

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai seharusnya pejabat publik harus terlihat dekat dengan rakyat meski berisiko dicap pencitraan.

Selengkapnya di sini

5. Ketua MPR ajak masyarakat jaga persatuan, tak terpancing isu sensitif

Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan agar tidak mudah terpancing isu-isu sensitif, terutama terkait konflik global yang dapat mengganggu stabilitas keamanan nasional utamanya di momen Idul Fitri 2026.

Selengkapnya di sini

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |