Kedubes Jepang terima buku gastrodiplomasi Indonesia

5 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Kedutaan Besar Jepang di Jakarta resmi menerima buku “Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program” yang merupakan bentuk gastrodiplomasi Indonesia di kawasan Asia Timur.

Menurut siaran pers Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Rabu, buku itu diserahkan oleh Wakil Kepala Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo kepada Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedubes Jepang Myochin Mitsuru saat buka puasa bersama Ikatan Sakura Indonesia (ISI) di Jakarta.

Siaran pers itu menyatakan bahwa buku itu ditulis oleh Wakil Kepala Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan.

Menurut Dirgayuza, buku tersebut ditulis sebagai jembatan komunikasi kebijakan Indonesia kepada dunia.

“Melalui pendekatan budaya yang universal, masyarakat internasional dapat memahami bagaimana Indonesia menjalankan Program Makan Bergizi Gratis dengan kekuatan kearifan lokal dan keberagaman pangan nasional,” kata Dirgayuza.

Sementara itu, Komjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa buku yang ditulis bersama itu merupakan wujud sinergi antara kebijakan, budaya, dan kontribusi institusi negara dalam mendukung program prioritas nasional.

Menurut Dedi, buku itu adalah bentuk kontribusi nyata dalam memperkenalkan wajah Indonesia yang humanis, kuat secara budaya, dan progresif dalam kebijakan.

“Kehadirannya di berbagai pusat dunia menunjukkan bahwa gastrodiplomasi Indonesia mampu menjadi bagian penting dan selaras dengan diplomasi bangsa,” tegas Dedi.

Pernyataan itu menyebutkan bahwa buku tersebut telah diserahkan kepada Duta Besar RI untuk Inggris Desra Percaya di London sebagai simbol penguatan diplomasi budaya di Eropa.

Selain itu, buku yang juga dikenal sebagai Rasa Bhayangkara Nusantara itu juga diperlihatkan di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, yang menampilkan sinergi kebijakan strategis, budaya, dan program sosial Indonesia.

Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa buku itu juga menjadi bagian dari diplomasi dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke AS, dilanjutkan dengan Jeddah dan Kedubes Jepang, di mana buku itu memperluas jejaring diplomasi Indonesia di Timur Tengah dan Asia Timur.

Menurut siaran pers itu, buku Rasa Bhayangkara Nusantara tidak hanya memuat 80 menu bergizi dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga membawa pesan besar tentang implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri sebagai salah satu prioritas nasional.

Buku tersebut menjadi bukti bahwa karya anak bangsa dan semangat Bhayangkara Nusantara telah melampaui batas negara, memperkuat posisi Indonesia di panggung global melalui pendekatan inklusif, komunikatif, dan berdaya saing internasional.

Baca juga: Tempe untuk gastrodiplomasi hingga faktor mobil listrik picu kebakaran

Baca juga: Dorong gastrodiplomasi, KBRI Kairo dukung usaha kopi RI di Mesir

Baca juga: Musik dangdut sebagai sarana diplomasi

Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |