Kecelakaan pesawat di India tewaskan Wakil Kepala Pemerintahan

1 week ago 9

New Delhi (ANTARA) - Lima orang, termasuk wakil kepala pemerintahan Negara Bagian Maharashtra di India barat, Ajit Pawar (66), beserta dua pilot yang berada di dalam sebuah pesawat tewas dalam kecelakaan pada Rabu (28/1), menurut pejabat setempat.

Pesawat berukuran kecil tersebut jatuh saat mencoba mendarat di Bandar Udara (Bandara) Baramati di Distrik Pune, sekitar 249 kilometer di sebelah tenggara Mumbai, ibu kota Maharashtra.

Menurut laporan awal yang dirilis oleh badan pengawas penerbangan sipil India, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (Directorate General of Civil Aviation/DGCA), tidak ada seorang pun di dalam pesawat yang selamat dari kecelakaan tersebut.

Dua penumpang lainnya adalah seorang petugas keamanan pribadi dan seorang pramugari, menurut laporan dari DGCA.

Badan pengawas penerbangan tersebut mengatakan bahwa pesawat Learjet 45 yang dioperasikan oleh VSR Aviation itu melakukan pendaratan darurat di Baramati.

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa pesawat tersebut kehilangan kendali ketika mendarat di Bandara Baramati, dan saat menurunkan ketinggian, pesawat itu melakukan pendaratan darurat dan langsung terbakar.

Foto-foto yang ditampilkan di televisi menunjukkan kobaran api dan kepulan asap membubung dari puing-puing pesawat.

Rekaman visual dari lokasi kejadian juga menunjukkan puing-puing pesawat yang hancur serta polisi, petugas kedaruratan, dan petugas lainnya. Warga setempat juga terlihat di lokasi kecelakaan.

Para pejabat mengatakan bahwa Pawar melakukan perjalanan dari Mumbai ke Pune guna menghadiri rapat umum kampanye untuk pemilihan umum badan pemerintahan pedesaan yang sedang berlangsung.

VSR Ventures Pvt. Ltd. merupakan perusahaan penerbangan swasta yang berbasis di New Delhi dan mengoperasikan penerbangan sewaan. Perusahaan tersebut tidak memiliki layanan maskapai penerbangan reguler, melainkan menyediakan penerbangan jet pribadi sesuai permintaan untuk klien.

Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |