Kapolres Taput: Tim evakuasi kembali temukan delapan korban bencana

2 months ago 11
...Hari ini, tim evakuasi telah menemukan delapan jasad lagi

Medan (ANTARA) - Kepala Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Utara (Taput) AKBD Ernis Sitinjak mengatakan tim evakuasi kembali menemukan delapan korban bencana alam di wilayah itu

"Hari ini, tim evakuasi telah menemukan delapan jasad lagi," ujar Ernis Sitinjak di Tapanali Utara, Sabtu.

Ia mengatakan enam dari delapan jenazah yang ditemukan tersebut merupakan masyarakat Rantau Prapat.

"Dan dua lagi merupakan masyarakat Kecamatan Adiankoting," kata dia

Ernis mengatakan dengan ditemukan delapan orang, maka total korban bencana alam yang terjadi di wilayah itu sebanyak 23 orang.

Baca juga: Sumbar terus maksimalkan pencarian 85 korban banjir yang hilang

"Angka korban hilang berkurang dari 36 menjadi 28 orang yang masih tetap dalam pencarian tim evakuasi," ujarnya

Per Kamis (27/11), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara (Sumut) sebelumnya mendata sebanyak 47 orang meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi melanda 13 daerah tingkat kabupaten/kota di provinsi itu dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan Hendro Nugroho mengatakan cuaca ekstrem yang terjadi pada sejumlah wilayah di Sumut beberapa hari terakhir sebagai dampak Siklon Tropis Senyar.

Siklon Tropis Senyar tersebut merupakan Bibit Siklon Tropis 95B yang berkembang sejak 21 November 2025 di perairan timur Aceh, Selat Malaka.

"Dampaknya dalam satu minggu terakhir, wilayah Sumatera Utara dilanda hujan setiap hari," katanya.

Baca juga: Seorang personel Polda Riau meninggal dunia dalam bencana Sumbar

Siklon Tropis Senyar ini memberikan dampak peningkatan intensitas dan memicu cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga ekstrem, gelombang tinggi, dan angin kencang di wilayah Sumut.

"Dengan kelembapan udara terpantau sangat tinggi, sehingga udara cukup basah semakin mendukung potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Sumatera Utara," tutur Hendro.

Baca juga: BPBD Agam: Korban meninggal dunia dampak bencana capai 86 orang

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean dan Rinto Aritonang
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |