Banda Aceh (ANTARA) - Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa 300 unit kasur tidur, sembako, dan dana tunggu hunian (DTH) kepada korban bencana banjir bandang yang rumahnya hanyut di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.
Bantuan tersebut diantar langsung Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah ke lokasi terdampak banjir bandang di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Selasa.
Ratusan kasur tersebut merupakan bantuan Kapolda Aceh bersama Yayasan PT Mapanbumi, Paramitha Foundation, serta Yayasan HOPE.
Selain kasur, jenderal polisi bintang dua tersebut juga menyerahkan secara simbolis dana tunggu hunian sebesar Rp1,8 juta untuk jangka waktu tiga bulan kepada para korban.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga bertemu dan berinteraksi langsung dengan para korban banjir bandang.
Ia juga melihat secara langsung kondisi warga terdampak bencana sekaligus menanyakan kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan pada pertengahan Februari 2026.
Baca juga: Polres Aceh Barat bantu sarana sumur bor untuk korban banjir bandang
"Saya mengantar langsung bantuan kasur dan dana tunggu hunian untuk korban banjir bandang di Ketambe, sekaligus ingin menanyakan langsung apa saja kebutuhan mendesak para korban, khususnya menjelang bulan suci Ramadan," kata Marzuki Ali Basyah.
Perwira tinggi Polri itu juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan serta perhatian secara berkelanjutan terhadap kebutuhan para korban bencana banjir bandang, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.
Kapolda Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri dan jajaran, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Tenggara serta seluruh masyarakat atas berbagai upaya penanggulangan bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.
"Sinergi dan kerja sama yang solid dari seluruh pihak dalam penanganan bencana, kata dia, Kabupaten Aceh Tenggara tercatat sebagai daerah pertama di Provinsi Aceh, yang menurunkan status dari tanggap darurat bencana ke tahap pemulihan pascabencana," kata Marzuki Ali Basyah.
Baca juga: Polri bangun hunian tetap untuk korban banjir di Aceh Tamiang
Baca juga: Pupuk Indonesia salurkan bantuan pemulihan pascabanjir di Aceh Utara
Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































