Malang, Jawa Timur (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengintensifkan pengecekan rel kereta api demi memastikan keamanan dan keselamatan operasional angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
"Dalam rangka memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta apik, KAI DAOP 8 Surabaya terus melakukan perawatan dan pengawasan prasarana perkeretaapian, khususnya menghadapi periode angkutan Nataru mulai 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026," kata Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu.
Petugas dari PT KAI Daop 8 Surabaya pada hari ini melakukan pengecekan kondisi rel kereta api di wilayah Kota Malang, tepatnya di sekitaran kawasan Stasiun Malang Kota Lama.
Mahendro menyatakan kondisi rel di wilayah setempat dalam kondisi baik dan aman untuk menunjang mobilitas angkutan kereta api.
"Wilayah kerja Daop 8 mencakup 578,396 kilometer dan memiliki tujuh daerah pantauan khusus yang dijaga selama 24 jam pada masa angkutan Nataru. Jembatan kami periksa juga," ucapnya.
Setelah kondisi rel dipastikan baik, tim dari PT KAI Daop 8 Surabaya akan melakukan pengawasan selama 24 jam dana pemeliharaan secara preventif.
Selain itu, Mahendro mengatakan petugas teknis juga memantau kondisi saluran air atau drainase untuk mengantisipasi kemungkinan perlintasan kereta api terendam banjir saat hujan deras melanda.
Penanganan terhadap wilayah yang memiliki kerawanan tanah longsor turut menjadi fokus dari PT KAI Daop 8 Surabaya.
Dia mengatakan kesiapan prasarana perkeretaapian memang menjadi komitmen dari pihaknya sehingga masyarakat bisa memberikan jaminan keamanan bagi seluruh masyarakat yang layanan angkutan tersebut selama momen libur akhir tahun.
"KAI Daop 8 Surabaya telah menyiagakan sebanyak 138 petugas tambahan untuk memastikan keamanan dan keselamatan perjalan kereta api," tutur dia.
Baca juga: KAI: 17.454 tiket program diskon 30 persen di Stasiun Malang terjual
Baca juga: KAI sebut operasional Bus TransJatim bentuk integrasi antarangkutan
Baca juga: KAI tutup 193 perlintasan sebidang, dukung angkutan Natal-tahun baru
Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































