Jakarta (ANTARA) - Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat wawasan kebangsaan melalui kerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI.
"Kami yakin bahwa JSIT memiliki potensi besar untuk menjadi warga negara yang baik dan kontributif, serta menjadi warga global yang inklusif dan produktif," ujar Ketua Umum JSIT Indonesia Ahmad Fikri dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak di Kantor Lemhannas RI, Jakarta, Selasa.
Penandatanganan MoU itu diketahui merupakan langkah awal dari komitmen kedua lembaga untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan di Indonesia dan meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.
Baca juga: Lemhannas: Keterbukaan informasi bagian dari ketahanan nasional
Lebih lanjut Fikri menyampaikan keberadaan JSIT Indonesia memiliki tiga tujuan yang selaras dengan tujuan pendidikan, yakni untuk mencapai tujuan pendidikan nasional, tujuan pendidikan global, dan tujuan pendidikan Islam. Dengan demikian, kata dia, sekolah Islam terpadu dapat mendidik generasi yang adil dan bermanfaat bagi bangsa.
"Dan dari ketiga tujuan tersebut, ada garis merah yang sama, yaitu wawasan dan komitmen kebangsaan," ucapnya.
Fikri menyampaikan pihaknya merasa bersyukur dan berterima kasih atas penandatanganan MoU dengan Lemhannas RI itu. Ia berharap penguatan wawasan kebangsaan dapat diperoleh dari kerja sama yang akan terjalin di antara keduanya.
Baca juga: Kemendes-Lemhannas sepakati kolaborasi bangun Indonesia dari desa
"Kami berharap wawasan kebangsaan dapat menjadi modal besar bagi para guru dalam mendidik jiwa nasionalis para siswa di sekolah Islam terpadu," katanya.
Sementara itu Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya kerja sama antar-lembaga untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional.
Ia mengatakan kerja sama dengan JSIT merupakan bagian dari komitmen Lemhannas mewujudkan kemajuan bangsa.
"Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Lemhanas dengan berbagai instansi dengan tujuan untuk mendukung tujuan nasional bagi kemajuan bangsa," ujar Ace.
Baca juga: Lemhanas kaji peran medsos bangun wawasan kebangsaan
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































