Jepang pertimbangkan investasi pembangunan reaktor nuklir di AS

2 hours ago 2

Tokyo (ANTARA) - Jepang mempertimbangkan untuk berinvestasi dalam pembangunan reaktor nuklir generasi berikutnya di Amerika Serikat, menurut sumber yang mengetahui hal tersebut pada Kamis.

Rencana tersebut dipertimbangkan sebagai bagian dari putaran kedua komitmen investasi senilai 550 miliar dolar AS (sekitar Rp 9.304 triliun) berdasarkan kesepakatan dagang yang dicapai dengan pemerintahan Presiden Donald Trump pada Juli lalu.

Pemerintah Jepang saat ini sedang menyusun rencana menjelang kunjungan Perdana Menteri Sanae Takaichi ke Amerika Serikat yang dijadwalkan bulan depan.

Kedua pemerintah baru saja mengumumkan tahap pertama investasi dengan total sekitar 36 miliar dolar AS (Rp608 triliun). Tahap ini mencakup produksi berlian sintetis, pembangkit listrik berbahan bakar gas alam, serta pembangunan terminal ekspor minyak mentah.

Perusahaan-perusahaan Jepang telah menyatakan minat untuk berpartisipasi dalam ketiga proyek tersebut.

Gagasan untuk berinvestasi dalam reaktor nuklir generasi baru muncul sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan listrik di Amerika Serikat di tengah meluasnya penggunaan kecerdasan buatan generatif.

Adapun Jepang telah berkomitmen untuk menginvestasikan 550 miliar dolar AS di Amerika Serikat hingga akhir masa jabatan kedua Trump pada Januari 2029, sebagai imbalan atas pengurangan tarif oleh pemerintahannya terhadap mobil dan barang-barang Jepang lainnya.

Dokumen pemerintah mengenai investasi Jepang-AS yang dirilis pada Oktober mencantumkan Mitsubishi Heavy Industries Ltd., grup Toshiba Corp., dan IHI Corp. sebagai beberapa perusahaan Jepang yang mempertimbangkan keterlibatan dalam proyek pembangunan reaktor nuklir dan reaktor modular kecil milik perusahaan nuklir AS Westinghouse Electric Corp.

Dokumen tersebut menyebutkan nilai proyek dapat mencapai hingga 100 miliar dolar AS (Rp1.691 triliun).

Adapun pasca pengumuman gelombang pertama investasi, Takaichi pada Rabu (18/2) berjanji untuk bekerja sama erat dengan Amerika Serikat guna mempercepat pelaksanaan tahap awal investasi.

Sumber: Kyodo

Baca juga: Takaichi terpilih lagi jadi PM Jepang, dorong amandemen konstitusi

Baca juga: Trump: Jepang akan Investasi di proyek minyak, gas, dan mineral kritis

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |