Jamaah haji kloter 16 asal empat daerah di Sulsel tiba di tanah air

2 hours ago 3

Makassar (ANTARA) - Jamaah haji kelompok terbang (kloter) 16 yang merupakan gabungan berasal dari empat kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan tiba di tanah air melalui Debarkasi Makassar.

Wakil Koordinator Bidang Layanan Jamaah Lansia dan Disabilitas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar Abdul Gaffar di Makassar, Sabtu, menerima langsung jamaah haji gabungan berasal dari empat daerah di Sulsel tersebut.

"Alhamdulillah, selamat datang kembali ke tanah air dan semoga semua jamaah haji yang telah menunaikan rukun haji selama 41 hari di Tanah Suci Makkah, pulang dengan mendapatkan keberkahan haji mabrur," ujarnya.

Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 1416 yang mengangkut jamaah haji mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sabtu (13/6), sekitar pukul 02.32 Wita.

Baca juga: PPIH Medan ingatkan haji mabrur harus terus dijaga sepanjang hayat

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar merilis data kloter 16 berjumlah 393 orang terdiri atas 119 laki-laki dan 274 perempuan. Jamaah haji dalam kloter ini berasal dari Kabupaten Pinrang, Gowa, Maros, dan Takalar.

Kabupaten Pinrang menjadi daerah dengan jumlah anggota jamaah terbanyak dalam kloter ini, yakni 133 orang, disusul Kabupaten Gowa 111 orang, Kabupaten Maros 74 orang, dan Kabupaten Takalar 69 orang.

Setibanya di Asrama Haji Sudiang Makassar, jamaah mengikuti prosesi serah terima yang berlangsung di Aula Arafah oleh Wakil Koordinator Bidang Layanan Jamaah Lansia dan Disabilitas PPIH Debarkasi Makassar Abdul Gaffar dan diterima Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Pinrang Rusli Rasyid.

Abdul Gaffar mengingatkan jamaah menjaga kemabruran haji setelah kembali ke daerah masing-masing.

"Jaga kemabruran haji. Amalan-amalan yang dilakukan selama di Tanah Suci hendaknya lebih ditingkatkan lagi ketika kembali ke kampung halaman," ujarnya.

Ia juga berharap, jamaah dapat menjadi teladan di masyarakat karena adanya predikat haji yang disandang.

"Jadilah panutan. Titel haji yang disandang hendaknya menjadi pengingat untuk semakin memperbaiki diri," katanya.

PPIH mencatat terdapat satu kursi kosong (open seat) pada kloter 16 karena seorang anggota jamaah berasal dari Kabupaten Pinrang, I Saida Lantu (66), wafat pada 30 Mei 2026, sedangkan kloter ini menerima satu mutasi masuk atas nama Laenta Lajji (54) berasal dari Kabupaten Pinrang yang dipindahkan dari kloter 8.

Anggota jamaah termuda dalam kloter 16, yakni Anggi Ratu Lestari (13) berasal dari Kabupaten Takalar, sedangkan tertua yakni Bakkareng Dg Mannu (95) berasal dari Kabupaten Takalar.

Baca juga: 194 haji asal Kabupaten Solok pulang ke tanah air

Baca juga: Kemenhaj Belitung mengingatkan jamaah haji perbanyak istirahat

Pewarta: Muh. Hasanuddin
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |