Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menyediakan fasilitas penitipan kendaraan milik warga yang mudik selama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menyediakan fasilitas penitipan kendaraan di Kantor Wali Kota, Kecamatan, dan Kelurahan bagi warga yang mudik menggunakan transportasi umum," kata Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Anwar mengatakan, penitipan kendaraan ini bertujuan untuk memastikan kendaraan tetap aman selama ditinggalkan.
Kemudian, pihaknya juga mengingatkan agar warga memastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman, seperti mematikan listrik dan kompor yang tidak digunakan serta berkoordinasi dengan RT/RW maupun tetangga sekitar.
"Kami telah mengimbau kepada seluruh warga Jakarta Selatan yang akan melaksanakan mudik Lebaran melalui para camat dan lurah agar mempersiapkan perjalanan dengan baik serta mengutamakan keselamatan," katanya.
Baca juga: Warga DKI diminta jaga keamanan selama arus mudik hingga Idul Fitri
Baca juga: Satpol PP Jaktim kerahkan 500 personel jaga titik keramaian Lebaran
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) turut mengingatkan masyarakat yang akan mudik agar mematikan listrik dan kompor di rumah sebelum berangkat menuju kampung halaman.
"Warga diharapkan memastikan seluruh peralatan listrik telah dicabut dan kompor dalam keadaan mati atau tidak berfungsi untuk menghindari risiko kebakaran," katanya.
Khusus bagi ASN, ditegaskan agar tidak menggunakan kendaraan dinas dalam kegiatan mudik Lebaran.
Sejalan dengan arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, masyarakat diharapkan menjaga ketertiban, keamanan serta mengatur waktu arus balik agar tidak terjadi penumpukan.
"Selamat mudik, semoga perjalanan aman, lancar, dan kembali ke Jakarta dalam keadaan sehat," katanya.
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































