Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan mempertimbangkan pergeseran anggaran untuk perbaikan sistem kelistrikan di Gedung Blok A Kantor Wali Kota usai kebakaran pada pada Minggu (28/12/2025) lalu.
"Kita tidak punya anggaran pengadaan. Jadi arahan pimpinan, kita upayakan pergeseran anggaran dari dalam. Tapi, tentu ada tahapan dan mekanismenya," kata Kepala Rumah Tangga Bagian Umum Kota Administrasi Jakarta Selatan, Andika kepada wartawan di Jakarta, Selasa.
Andika mengatakan kebakaran itu disebabkan trafo yang sudah tidak dapat dioperasikan hingga berdampak pada lumpuhnya pendingin ruangan (AC) di gedung 17 lantai tersebut.
Trafo itu diharapkan bisa dilakukan perbaikan yang tidak hanya mencakup penggantian, namun juga perangkat pendukung lain seperti panel dan sistem kelistrikan terkait.
Saat ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan seluruh perangkat yang perlu diganti. Namun demikian, pengadaan trafo baru belum dianggarkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun berjalan.
Baca juga: 28 personel Gulkarmat padamkan kebakaran di Kantor Wali Kota Jaksel
Oleh karena itu, Pemkot Jakarta Selatan tengah mengupayakan pergeseran anggaran internal. Diperkirakan biaya pengadaan satu unit trafo mencapai sekitar Rp2 miliar.
“Kalau trafo saja, satu unit kurang lebih Rp2 miliar. Itu belum termasuk panel dan perangkat lainnya. Bisa dipastikan dua trafo sudah tidak berfungsi,” ucapnya.
Terkait skema pendanaan, Andika menyebut terdapat tiga opsi yang dipertimbangkan, yakni pergeseran anggaran internal, penggunaan Belanja Tidak Terduga (BTT), atau melalui APBD Perubahan.
Menurut dia, opsi BTT tidak dijadikan pilihan utama karena memerlukan penetapan kondisi darurat serta pembahasan di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Pemkot Jakarta Selatan juga melibatkan tim pengawas eksternal guna memastikan seluruh langkah perbaikan dan penganggaran dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kita libatkan pengawas eksternal supaya langkah yang kita ambil betul-betul sesuai aturan. Mapping anggarannya sudah kita lakukan, tinggal di cross-check lagi,” ucapnya.
Baca juga: Kebakaran trafo di Kantor Wali Kota Jaksel karena faktor usia alat
Sebelumnya, sebanyak 28 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan (Jaksel) memadamkan kebakaran yang terjadi di ruang genset trafo Kantor Wali Kota Jakarta Selatan pada Minggu (28/12/2025).
Kebakaran trafo di Kantor wali kota karena faktor usia peralatan dan gangguan sistem kelistrikan.
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































