Jakarta (ANTARA) - Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu tidak diuntungkan pada laga pembuka BWF World Tour Super 1000 Malaysia Open 2026 setelah hasil undian mempertemukan mereka dengan unggulan keempat asal Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.
Duel tersebut menjadi tantangan berat bagi Jafar/Felisha karena dalam enam pertemuan sebelumnya, pasangan Indonesia selalu kalah dari wakil tuan rumah tersebut.
Pada Indonesia Masters 2025, Jafar/Felisha kalah dengan skor 22-24, 14-21. Kekalahan kembali terjadi pada Japan Open 2025 dengan skor 17-21, 16-21, 12-21. Hasil serupa berulang di Kejuaraan Dunia 2025 setelah kalah melalui laga tiga gim dengan skor 21-14, 19-21, 17-21.
Jafar/Felisha juga gagal membalas kekalahan pada China Masters 2025 dengan skor 13-21, 21-13, 16-21, serta pada Australian Open 2025 setelah kalah dua gim langsung 16-21, 11-21. Pada pertemuan terakhir di BWF World Tour Finals 2025, pasangan Indonesia kembali takluk dengan skor 21-17, 14-21, 15-21.
Meski memiliki catatan pertemuan kurang menguntungkan, Jafar/Felisha tetap berpeluang memberi perlawanan mengingat laga pembuka kerap menghadirkan dinamika berbeda, terutama pada turnamen awal musim.
Baca juga: Ana/Trias harus lalui jalan terjal di Malaysia Open 2026
Selain Jafar/Felisha, Indonesia juga menurunkan pasangan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata di sektor ganda campuran. Pasangan tersebut akan menghadapi wakil Prancis Julien Maio/Lea Palermo pada babak pertama. Laga ini menjadi pertemuan perdana bagi kedua pasangan.
Ganda campuran menjadi salah satu dari lima sektor yang diikuti Indonesia pada Malaysia Open 2026.
Secara keseluruhan, Indonesia menurunkan sembilan wakil, termasuk di sektor tunggal putra melalui Jonatan Christie dan Alwi Farhan, tunggal putri Putri Kusuma Wardani, serta ganda putra yang menurunkan tiga pasangan yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta pasangan nonpelatnas Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani.
Indonesia juga mengandalkan satu pasangan di sektor ganda putri, yakni Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.
Indonesia terakhir kali meraih gelar juara Malaysia Open pada 2023 melalui pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, yang di final mengalahkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang dengan skor 21-18, 18-21, 21-13.
Baca juga: 'Perang saudara' langsung tersaji di ganda putra Malaysia Open 2026
Baca juga: Putri KW kantongi modal positif jelang laga pembuka Malaysia Open 2026
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































