Kudus, Jawa Tengah (ANTARA) - Pelatih Kepala MilkLife Soccer Challenge (MSC) Jacksen F. Tiago menyebutkan pesepak bola putri yang memiliki talenta di atas rata-rata mulai bermunculan di turnamen sepak bola putri usia muda MSC All-Stars 2026.
"Kalau saya menilai ya, sebenarnya banyak hal yang baru yang saya bisa temukan di sini. Banyak talenta yang menurut saya di atas rata-rata yang bermunculan di sini," kata Jacksen F. Tiago kepada awak media dalam ajang MSC All-Stars 2026 di Kudus, Jawa Tengah, Jumat.
Ia menjelaskan selama beberapa hari penyelenggaraan All-Stars. beberapa pesepak bola muda putri menunjukkan bakat yang menonjol seperti Ika Wonda, penyerang tim Solo, gelandang Sabrina Dwi Ristiyana tim Kudus, gelandang Rayna Picessa dari Tangerang, serta bek Hafizah Lubna dari tim Jakarta..
Selain itu, kata dia, tim-tim peserta lainnya juga memiliki talenta menonjol yang Bisa berkembang lebih jauh melalui program pembinaan secara konsisten atau berkelanjutan.
"Kalau kita membina mereka secara konsisten dengan persiapan khusus yang jelas, framework yang bagus, saya sangat yakin mereka dalam waktu 5-7 tahun ke depan akan menjadi tulang punggung Timnas Indonesia," katanya.
Ia menjelaskan bahwa program pembinaan pesepak bola putri yang dijalankan melalui MSC untuk atlet dari jenjang sekolah dasar merupakan salah satu langkah yang tepat untuk memastikan talenta-talenta muda mempunyai ruang untuk berkembang.
Mantan pelatih Persipura Jayapura itu mengaku tertarik bergabung dengan program tersebut karena sudah mempunyai rencana sejak dulu untuk fokus kepada aspek pembinaan.
MSC yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation, kata dia, merupakan sebuah kompetisi yang sangat terorganisasi dengan rapi dan terus berkembang. "Saya melihat keseriusan dan visi jangka panjang itu sangat luar biasa jelas," katanya.
Jecksen menjelaskan bahwa program pembinaan MSC juga berjalan secara berkelanjutan karena selanjutnya ada kompetisi Hydroplus Soccer League untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan juga Campus League untuk jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).
"Jadi sudah ada jenjangnya yang bisa membentuk atlet hingga berusia sekitar 17 tahun," katanya.
Baca juga: Atasi Tangerang 2-0, Kudus menyusul ke semifinal MSC All-Stars 2026
Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































