Iran protes Bulgaria terima pesawat tanker militer AS

4 hours ago 4

Istanbul (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Kamis, memprotes keputusan Bulgaria untuk mengizinkan pesawat militer AS menggunakan wilayahnya untuk mendukung operasi militer melawan Teheran.

Menurut stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, Araghchi mengangkat isu tersebut selama percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Bulgaria Velislava Petrova dan memberinya pengarahan tentang perkembangan regional, "agresi" AS yang berkelanjutan, dan peran Washington dalam meningkatkan ketegangan di Asia Barat.

"Persetujuan pemerintah Bulgaria atas permintaan AS untuk mengerahkan pesawat militer di Pangkalan Udara Bezmer untuk mendukung operasi militer, menurut pandangan kami, patut dikecam, tidak dapat diterima, dan tidak sesuai dengan hubungan persahabatan tradisional antara kedua negara," kata Araghchi.

Dia mendesak Sofia untuk "segera mempertimbangkan kembali" keputusan tersebut.

"Mengizinkan wilayah suatu negara digunakan oleh negara lain untuk melakukan tindakan agresi terhadap negara ketiga merupakan tindakan agresi," kata Araghchi, mengutip Pasal 3 Resolusi Majelis Umum PBB 3314 tentang Definisi Agresi.

Pada Rabu (29/7), parlemen Bulgaria mengesahkan pengerahan hingga delapan pesawat pengisian bahan bakar udara KC-135 Angkatan Udara AS dan hingga 250 personel militer AS di Pangkalan Udara Bezmer mulai 24 Juli hingga 1 Oktober untuk mendukung operasi AS di Timur Tengah.

Araghchi juga berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Administrasi Siprus Yunani, Constantinos Kombos, menekankan pentingnya mencegah pasukan "musuh" menggunakan pangkalan militer asing di pulau itu untuk melawan Iran, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri.

Kombos menegaskan kembali komitmen Administrasi Siprus Yunani terhadap hukum internasional dan penyelesaian sengketa secara damai, menambahkan bahwa mereka telah menerima jaminan dari Inggris bahwa pangkalan militer asing di sana tidak akan digunakan untuk melawan negara mana pun, termasuk Iran, kata pernyataan itu.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Bulgaria pastikan tidak ikut operasi militer di Selat Hormuz

Baca juga: AS kembali lancarkan serangan ke Iran

Baca juga: Iran tutup Selat Hormuz bagi negara dukung AS akses aset beku

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |