UEFA ancam boikot Piala Dunia seandainya FIFA tetap jual saham

4 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) mengancam akan memboikot Piala Dunia seandainya Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) tetap menjual saham turnamen tersebut kepada investor swasta.

"Sebagai hasil dari diskusi hari ini, tidak ada tim nasional anggota UEFA yang akan berpartisipasi dalam kompetisi FIFA mana pun selama usulan ini masih ada," tulis pernyataan resmi UEFA, Kamis.

UEFA menjelaskan mereka siap untuk berhenti memboikot FIFA jika usulan menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta benar-benar dibatalkan.

"UEFA dan 55 asosiasi anggotanya bersatu padu. Kami menolak secara bulat dan tegas usulan FIFA untuk mengalihkan hak kepemilikan atas Piala Dunia dan kompetisi FIFA lainnya kepada investor swasta," tulis pernyataan resmi UEFA, Kamis.

Baca juga: UEFA kecam keras usulan FIFA soal investasi swasta untuk Piala Dunia

Menurut UEFA, Piala Dunia tidak boleh diperlakukan sebagai produk investasi dan ini adalah salah satu warisan olahraga terbesar dalam sepak bola.

Statement on behalf of UEFA and its 55 National Associations

— UEFA (@UEFA) July 30, 2026

UEFA menilai warisan ini telah dibangun lintas generasi oleh para pemain, tim nasional, dan pendukung di seluruh benua sehingga tidak ada bagian darinya yang boleh diserahkan kepada investor swasta. Piala Dunia tidak untuk dijual.

Baca juga: UEFA: Banyak pihak tolak rencana FIFA jual saham Piala Dunia

UEFA menganggap merupakan perbuatan sungguh tidak bertanggung jawab dan tidak dapat dibenarkan bahwa usulan yang begitu penting bagi sepak bola ini dirancang secara diam-diam dan hampir disetujui tanpa konsultasi yang berarti dengan pihak-pihak yang dipercaya untuk mengelola olahraga ini.

"Ada hal-hal yang terlalu penting untuk dijual. Piala Dunia FIFA adalah milik sepak bola. Selamanya akan begitu. Dan selama Eropa masih memiliki suara, ajang ini tidak akan pernah dijual," masih dalam pernyataan resmi UEFA.

Sebelumnya Presiden FIFA Gianni Infantino berencana menjual saham dalam Piala Dunia kepada investor swasta.

Penjualan tersebut melalui sebuah skema yang dapat berujung pada pembentukan perusahaan untuk mengelola turnamen putra dan putri paling bergengsi milik FIFA, termasuk Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub.

Baca juga: Infantino: Rencana FIFA jual saham Piala Dunia bukan kewajiban

Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |