Teheran (ANTARA) - Presiden Iran Masoud Pezeshkian, dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim, menekankan pentingnya memperkuat persatuan dan konvergensi, serta mengembangkan hubungan bilateral di antara negara-negara Islam.
Dalam percakapan dengan PM Anwar pada Selasa (26/5), Presiden Pezeshkian menyampaikan ucapan selamat Idul Adha kepada pemerintah dan rakyat Malaysia, seraya menekankan perlunya melanjutkan konsultasi ekonomi dan politik antara kedua negara.
Pezeshkian menyatakan harapan bahwa upaya diplomatik di kawasan akan menghasilkan hasil yang efektif serta membantu mewujudkan perdamaian dan stabilitas yang berkelanjutan.
Dia juga menyerukan persatuan umat Islam untuk menghadapi kejahatan rezim zionis Israel dan Amerika Serikat.
Baca juga: PM Malaysia-Presiden Iran bicara via telepon, bahas perdamaian
Presiden Pezeshkian juga memuji sikap tegas PM Anwar terhadap agresi AS-Israel terhadap Iran, serta menyampaikan apresiasi atas upaya Anwar Ibrahim dalam membangun perdamaian global.
Dalam percakapan tersebut, Pezeshkian turut mengundang Anwar untuk berkunjung ke Teheran guna menindaklanjuti kesepakatan bersama dan memperluas kerja sama bilateral.
Sementara itu, pihak Malaysia turut menyampaikan ucapan selamat Idul Adha kepada pemerintah dan rakyat Iran, serta menekankan pentingnya solidaritas antarnegara Islam dalam menghadapi penindasan dan kejahatan.
Sumber: IRNA
Baca juga: Menlu Malaysia hubungi Menlu Iran, dorong gencatan senjata segera
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































