Jakarta (ANTARA) - Pembangunan infrastruktur mendominasi usulan warga saat Sidang Pleno Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan 2026 di wilayah Jakarta Timur.
"Dalam Musrenbang Kecamatan 2026 ini terdapat beberapa usulan warga seperti pembangunan turap, pembangunan sekolah, pembangunan Puskesmas," kata Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Rabu.
Musrenbang dari seluruh jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur ini bertujuan untuk mengetahui segala usulan masyarakat sesuai dengan kebutuhan di setiap wilayah Jakarta Timur, dari usulan fisik atau infrastruktur, usulan barang dan usulan sosial.
Setelah pertemuan Musrenbang, usulan tersebut ditindaklanjuti ke tingkat provinsi. Sehingga tahun ke depannya tidak lagi ada permasalahan serupa.
Sebelumnya, kata Kusmanto juga sudah dilaksanakan "Rembuk RW" yang dipaparkan oleh seluruh camat dalam sidang pleno pembukaan Musrenbang tersebut.
Baca juga: Jakbar cermati aspirasi warga di tingkat RW sebagai basis musrembang
Dalam usulan warga yang sudah dipaparkan setiap camat, paling banyak perbaikan jalan, turap kali, pelebaran saluran air, pembangunan sekolah dan pembangunan Puskesmas yang sudah tidak layak.
"Ada juga pembangunan Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) yang memang dibutuhkan oleh para pemuda untuk aktivitas di wilayah," ucap Kusmanto.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun menyoroti beberapa isu strategis yang perlu menjadi perhatian.
Di Jakarta Pusat, Pramono meminta agar arah kebijakan perlu difokuskan untuk mendorong pertumbuhan jasa keuangan dan bisnis, pengembangan pusat riset kesehatan global, serta mendorong produktivitas perdagangan.
Lalu di Jakarta Utara, Pramono mengarahkan agar fokus pada pengembangan destinasi wisata pesisir dan budaya, serta meningkatkan kualitas akses maupun konektivitas menuju Kepulauan Seribu.
Baca juga: Pemkot Jakbar paparkan 4.934 usulan kegiatan 2023 pada Musrenbang
Kemudian Jakarta Barat, pemerintah kota diminta untuk fokus pada pengembangan ekonomi bisnis pergudangan dan logistik, fasilitas penunjang pendidikan tinggi, serta pemajuan sosial budaya untuk pariwisata.
Sementara di Jakarta Selatan agar difokuskan pada pembangunan yang mencakup peningkatan produktivitas bisnis berinvestasi tinggi, pengembangan pusat retail dan inovasi bisnis, pengembangan ekonomi kreatif, serta peningkatan kualitas serapan air dan pengendalian udara.
Kemudian Jakarta Timur, Gubernur mengarahkan agar fokus pada pengembangan bisnis pergudangan dan logistik, peningkatan produktivitas industri 4.0 dan UMKM, peningkatan integrasi dan konektivitas transportasi publik, dan optimalisasi ketahanan pangan
Terakhir, di Kepulauan Seribu difokuskan pada pembangunan untuk pengembangan wisata perairan pesisir dan pengembangan lumbung pangan, serta peningkatan ekonomi biru.
Pramono menginstruksikan agar lima wali kota dan bupati Kepulauan Seribu segera berkoordinasi dengan Kepala Bappeda DKI Jakarta untuk menindaklanjuti usulan dalam Musrenbang.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































