Jakarta (ANTARA) - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mengirimkan bantuan kedaruratan tahap dua ke wilayah Sumatera senilai Rp2,4 miliar sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di daerah itu.
"Hari ini kita secara simbolik melepas bantuan untuk korban bencana di Sumatera, di tiga provinsi, di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dari HKTI. Ini adalah pelepasan yang kedua," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI sekaligus Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dalam pelepasan bantuan itu di Jakarta, Rabu.
Sudaryono menjelaskan total bantuan tahap kedua mencapai Rp2,4 miliar, melengkapi tahap pertama Rp1,2 miliar yang telah dikirim sebelumnya. Bantuan itu hasil gotong-royong anggota dari beragam latar belakang profesi dan usaha solidaritas nasional. Pada pertama dan kedua, HKTI telah mengirim bantuan kedaruratan senilai Rp3,6 miliar.
"Ini bersumber dari seluruh anggota HKTI, ada yang memang pengusaha, pedagang, bertani, macam-macam, ada yang pegawai, semuanya kemudian menghimpun dana. Dan himpunan dana ini insya Allah tidak akan berhenti sampai di sini," ujarnya.
Menurutnya, bantuan difokuskan pada kebutuhan kedaruratan korban bencana, mulai makanan, selimut, perlengkapan bayi, hingga kebutuhan perempuan, yang sering sulit diperoleh masyarakat di lokasi terdampak saat masa darurat bencana.
"Hari ini kita melepas, total yang kita lepas ada sekitar Rp2,4 miliar, ada 30 kendaraan kita lepas pada pagi hari ini. Dan insya Allah ini akan terus ada ya sampai dengan nanti, apakah itu kedaruratan membantu korbannya. Sekaligus nanti kita terus akan galang dana untuk rehabilitasi pasca-bencananya, bebernya.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI sekaligus Wakil Menteri Pertanian Sudaryono (memegang bendera), didampingi Wakil Ketua Umum DPN HKTI sekaligus Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri serta pengurus HKTI lainnya dalam Pelepasan Bantuan HKTI Peduli Tahap II untuk Sumatera di Jakarta, Rabu (31/12/2025). ANTARA/HariantoHKTI menegaskan penyaluran bantuan dilakukan terkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), memastikan distribusi tepat sasaran, terdata, dan diserahkan resmi di daerah, dengan dukungan tim satgas HKTI yang telah diterjunkan langsung ke lokasi bencana.
Sudaryono menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota HKTI, yang dengan keikhlasan menghimpun dana, menunjukkan kepedulian kolektif petani, pengusaha, pedagang, pegawai, dan masyarakat luas di berbagai daerah Indonesia saat bencana.
Ia menegaskan bantuan tidak berhenti pada masa darurat, karena HKTI berkomitmen melanjutkan penggalangan dana dan terlibat rehabilitasi pascabencana, khususnya pemulihan lahan pertanian terdampak bersama Kementerian Pertanian, dinas, dan pemangku kepentingan terkait.
Sebagai organisasi tani, HKTI juga memantau bencana di wilayah lain seperti Kalimantan dan aktivitas gunung berapi, memastikan empati dan respons tetap hadir bagi masyarakat terdampak nasional dalam situasi darurat beragam.
Sudaryono menekankan semangat gotong royong sebagai nilai dasar bangsa, di mana penanganan bencana menjadi tanggung jawab bersama pemerintah, aparat, organisasi, komunitas, influencer, dan masyarakat luas untuk saling membantu meringankan beban.
Ia mengingatkan situasi sulit justru menguji kepedulian sosial, mendorong semua pihak menghindari saling menyalahkan, serta mengedepankan apresiasi atas kerja kolektif yang terus berjalan dalam penanganan bencana alam.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI sekaligus Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menjawab pertanyaan awak media terkait Pelepasan Bantuan HKTI Peduli Tahap II untuk Sumatera di Jakarta, Rabu (31/12/2025). ANTARA/HariantoHKTI menilai informasi publik perlu disampaikan proporsional, agar kekurangan di satu titik tidak menutup kerja besar berbagai pihak yang telah hadir dan bekerja keras di lapangan membantu korban bencana.
Melalui aksi itu, HKTI ingin menegaskan perannya sebagai mata, telinga, dan corong petani, sekaligus mitra pemerintah dalam menyuarakan kepentingan dan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia.
Dengan semangat kebersamaan, HKTI berkomitmen terus hadir membantu pemulihan Sumatera, memperkuat solidaritas nasional, dan memastikan nilai gotong-royong tetap hidup di tengah ujian bencana alam yang dihadapi bangsa Indonesia.
Adapun pelepasan bantuan kedaruratan itu turut dihadiri Wakil Ketua Umum HKTI sekaligus Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri serta diikuti pengurus HKTI lainnya.
"Insya Allah ini sumbangsih-sumbangsih puzzle yang kecil di antara usaha yang besar yang dilakukan seluruh bangsa Indonesia untuk meringankan dan membantu pemulihan bencana yang terjadi di Sumatera. Ini juga adalah bukti bahwa HKTI hadir. Kita ingin HKTI betul-betul hadir di setiap kesempatan," kata Suraryono.
Baca juga: Wamentan Sudaryono: HKTI siap kawal dan sukseskan sektor pertanian
Baca juga: Wamentan tegaskan hilirisasi pertanian strategi pimpin pasar dunia
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































