Helikopter "waterbombing" padamkan tiga titik karhutla di Riau

3 months ago 26

Pekanbaru, (ANTARA) - Helikopter waterbombing Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau memadamkan tiga titik kebakaran hutan dan lahan di daerah Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Kuok, Kabupaten Kampar, dan Bayas, Kabupaten Indragiri Hilir,

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau Jim Gafur mengatakan bahwa khusus untuk Rambah dan Kuok, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan perbukitan dan jauh dari akses jalan darat.

Oleh karena itu, upaya pemadaman dimaksimalkan menggunakan helikopter waterbombing.

"Lokasi karhutla di kawasan berbukit. Makanya upaya pemadaman dimaksimalkan menggunakan helikopter waterbombing," katanya di Pekanbaru, Selasa.

Baca juga: Helikopter "water bombing" padamkan karhutla di Inderagiri Hilir Riau

Menurut dia, kondisi hutan rapat, sehingga pemadaman pun dimaksimalkan agar tidak meluas. Terlebih dalam beberapa hari terakhir, cuaca di kawasan ini panas.

"Berapa perkiraan luasan hasil pemadaman kita masih menunggu laporan. Tapi yang jelas karena kawasan hutan rapat, di daerah bukit, makanya pemadaman udara dimaksimalkan," ujar Jim.

Sementara untuk karhutla di Bayas diketahui sudah terjadi tiga hari terakhir. Selain dilakukan pemadaman udara menggunakan helikopter waterbombing, tim darat juga sudah diterjunkan ke lokasi.

"Saat ini kondisi karhutla sudah padam. Tapi tim darat terus bersiaga di lokasi," kata Jim.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Kota Pekanbaru mendeteksi 5 titik panas di Riau pada Selasa (28/10). Kelimanya terdeteksi di Kampar (2), Rohul (1), Kuantan Singingi (1), dan Inhil (1).

Baca juga: BPBD Riau kerahkan dua helikopter padamkan kathutla di Rokan Hulu

Sementara itu, di Pulau Sumatera terdeteksi 144 titik panas dengan terbanyak terdapat di Sumatera Utara (42). Selanjutnya di Sumatera Selatan (36), Aceh (24), Sumatera Barat (19), Jambi (9), Bengkulu (5), Riau (5), Bangka Belitung (3), dan Kepulauan Riau (1).

Pewarta: Bayu Agustari Adha
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |