Hakim dan aparat PN Jakpus deklarasi dan teken Pakta Integritas 2026

3 weeks ago 9

Jakarta (ANTARA) - Seluruh hakim dan aparatur pengadilan pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengucapkan dan menandatangani Pakta Integritas 2026 di Jakarta, Senin.

"Pakta integritas ini bukan hanya sekedar seremoni belaka, melainkan juga harus dihayati dan diresapi," kata Ketua PN Jakpus Husnul Khotimah yang memimpin acara tersebut.

Adapun, kegiatan diikuti seluruh hakim PN Jakpus, baik hakim karier maupun nonkarier. Pengucapan dan penandatanganan pakta integritas hakim dipandu oleh Wakil Ketua PN Jakpus Efendi yang diikuti oleh seluruh hakim.

"Saya tidak akan melakukan praktik korupsi, kolusi dan nepotisme dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau kelompok tertentu, menyalahgunakan wewenang, kesempatan atau sarana yang ada pada saya, karena jabatan atau kedudukan saya, yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara," kata Efendi, yang diikuti seluruh hakim.

Para hakim juga mengucapkan pakta integritas akan selalu menjaga citra dan kredibilitas Mahkamah Agung (MA) dan pengadilan melalui pelaksanaan tata kerja yang jujur, transparan, dan akuntabel untuk mendorong peningkatan kinerja serta keharmonisan antara pribadi, baik di dalam maupun di luar lingkungan MA dan pengadilan.

Hal tersebut sesuai Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim dan/atau Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

"Apabila saya melanggar hal-hal yang telah saya nyatakan dalam pakta integritas ini, saya bersedia dikenai sanksi seberat-beratnya," ucap seluruh hakim.

Setelah para hakim, lalu berurutan diikuti oleh aparatur pengadilan mengucapkan pakta integritas dan menandatangani pakta integritas 2026.

"Berperan secara proaktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme serta tidak melibatkan diri dalam perbuatan tercela. Bila saya melanggar hal-hal di atas, saya siap menghadapi konsekuensinya," kata panitera PN Jakpus Ahyar Parmika.

Setelah itu, seluruh hakim dan aparatur pengadilan pun membubuhkan tanda tangan bersama dalam karton ukuran besar sebagai wujud keseriusan pakta integritas.

Baca juga: Prabowo: Komisi Yudisial mainkan peran strategis jaga integritas hakim

Baca juga: KY: 13 calon hakim agung yang diuji DPR punya kapasitas dan integritas

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |