Yogyakarta (ANTARA) - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku X menegaskan bahwa keluarga adalah fondasi utama dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan.
"Keluarga adalah fondasi utama bangsa, dan di sanalah nilai-nilai kebangsaan, toleransi serta akhlak mulia pertama kali ditanamkan," kata Sri Sultan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Biro Kesra DIY Faishol Muslim pada Harlah Muslimat NU di Yogyakarta, Minggu.
Baca juga: Khofifah ajak Muslimat NU terus rawat tradisi kegotongroyongan
Oleh karena itu, Pemda DIY berharap Muslimat NU terus mampu menjadi penggerak dan penguat nilai kebangsaan dan toleransi, baik di lingkungan keluarga maupun di tengah masyarakat luas.
"Perempuan, khususnya para ibu memiliki peran sentral dalam membentuk karakter generasi penerus, melalui sentuhan kasih sayang keteladanan dan pendidikan yang bijaksana, nilai-nilai modernisasi, gotong-royong serta saling menghormati dapat ditanamkan sejak dini," katanya.
Menurut dia, hal itulah yang menjadi kontribusi besar yang tidak selalu nampak mungkin, namun sangat menentukan masa depan bangsa.
Pemda DIY berharap perempuan Muslimat NU dapat terus beradaptasi dengan berkembangan zaman, termasuk dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana dakwah edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
"Dengan demikian, nilai-nilai kebaikan yang diperjuangkan dapat menjangkau secara lebih luas, khususnya kepada generasi muda," katanya.
Lebih lanjut, dia mengatakan kiprah Muslimat NU dalam bidang sosial telah menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan anak usia dini (PAUD), hingga kegiatan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Baca juga: Legislator dorong pembentukan paralegal Muslimat NU hingga ke desa
Baca juga: Menteri PPPA tekankan pentingnya peran perempuan cetak generasi unggul
Sedangkan pada bidang keagamaan, kata dia, Muslimat NU terus meneguhkan nilai-nilai Islam yang Rahmatan Lil Alamin, yang menyejukkan dan membimbing umat menuju kehidupan yang harmonis.
"Sementara dalam ranah kebangsaan, Muslimat NU senantiasa berada di garda terdepan dalam menjaga persatuan memperkuat semangat kebinekaan serta meneguhkan komitmen terhadap NKRI," katanya.
Gubernur berharap di usianya ke-80, Muslimat NU semakin kokoh, bermanfaat dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat bangsa dan negara, serta mengabdi untuk umat, memperkuat bangsa dan menebarkan kebaikan bagi semua.
Pewarta: Hery Sidik
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































