Giring sebut Presiden beri tugas hadirkan film tema kemerdekaan

2 months ago 10

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud) Giring Ganesha Djumaryo mengemukakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menugaskan Kementerian Kebudayaan untuk memproduksi film-film dengan tema perjuangan kemerdekaan.

"Memang ada sebuah mimpi besar dari Bapak Presiden Prabowo untuk mempersiapkan film-film perjuangan era kemerdekaan dari 1945 sampai 1949," ujar Wamenbud dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Giring mengungkapkan bahwa sebagai pusat arsip Indonesia, ANRI akan menjadi sumber utama dalam pembuatan film kemerdekaan.

"Dan kemarin setelah Pak Menteri (Fadli Zon) sudah mendapatkan arahan lagi, ke tiga kalinya, hari ini kita bahagia sekali karena sumber utamanya nanti dalam pembuatan film tersebut, kita minta para produser film, sutradara untuk datang ke pusatnya yaitu ke ANRI," katanya.

Baca juga: Sutradara Lee Chang-hee: Reza dan Rio mampu tembus pasar film Korea

Ia juga menilai ANRI memiliki kinerja yang baik, terlebih kedua instansi telah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dengan kementerian dan lembaga terkait yang mengusung tema "Menyatukan Arah, Memperkuat Kinerja" sehingga ke depan diharapkan kolaborasi dapat terealisasikan lewat program bersama.

Sebelumnya, Kementerian Kebudayaan menyiapkan program stimulus dalam bentuk lomba penulisan skenario film terutama tema sejarah atau kepahlawanan untuk merangsang lahirnya penulis skenario film di Indonesia.

"Perlu kita membuat sebuah lomba untuk penulisan sebuah film temanya sejarah, kepahlawanan dan tentu harus ada insentif,” kata Menteri Kebudayaan, Fadli Zon (18/9).

Menurut Fadli, upaya ini sejalan dengan pemanfaatan film sebagai jembatan untuk merangsang keterlibatan generasi muda dalam film sekaligus memperkenalkan sejarah yang merupakan bagian penting dalam perjalanan bangsa.

Fadli menjelaskan bahwa kunci dalam pembuatan film yang baik menurutnya terletak pada penulisan skenario sehingga mampu menghadirkan cerita yang menarik minat penonton.

Ia pun menyoroti kekayaan Indonesia yang memiliki banyak kisah kepahlawanan tokoh-tokoh sejarah yang bisa menjadi inspirasi pembuatan film sejarah dan budaya.

Baca juga: Reza Rahadian komentari persaingan "Pangku" dan "Keadilan" di bioskop

Baca juga: Gala perdana "Keadilan: The Verdict", Reza soroti film medium bersuara

Baca juga: Diponegoro Hero, film tema pahlawan yang gunakan teknologi AI

Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |