Gagal manfaatkan peluang jadi penyebab Arema kalah dari Persita

1 month ago 23
Tentu saya sedih dengan hasil ini

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pelatih Arema FC Marcos Santos mengungkapkan kekalahan 0-1 tim asuhannya dari Persita di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa, karena gagal memanfaatkan sejumlah peluang menjadi gol.

"Semua tahu pertandingan ini berjalan dengan bagus sejak menit awal sampai terakhir, terus kami memiliki 19 peluang tapi tidak terjadi gol. Tentu saya sedih dengan hasil ini," kata Marcos dalam konferensi pers di Stadion Kanjuruhan setelah pertandingan itu pada Selasa.

Arema FC juga diuntungkan dari jumlah pemain karena sejak menit ke-69 Persita harus bermain dengan 10 pemain setelah Andrean Rindorindo diganjar kartu merah akibat melanggar Dedik Setiawan.

Persita justru mencetak gol pada menit ke-90+1 melalui Aleksa Andrejic sehingga menambah catatan negatif Arema FC ketika bermain di Stadion Kanjuruhan. Mereka kalah dalam lima dari enam pertandingan kandang terakhir.

Marcos tak ingin kondisi serupa terulang karena bisa membuat Singo Edan terjerembab ke zona degradasi Super League.

Baca juga: Persita bungkam Arema FC 1-0 di Stadion Kanjuruhan

"Saya akan memaksimalkan (kemampuan) pemain karena kami berkeinginan mencari poin (di pertandingan selanjutnya melawan Bali United)," ucapnya.

Pemain Arema FC Teuku Razzaa Fachrezi meminta maaf kepada Aremania dan Aremanita atas kegagalan tim dalam meraih poin tapi menegaskan seluruh pemain telah bekerja keras demi menuntaskan ambisi meraih tiga poin di kandang.

"Kami akan melakukan evaluasi untuk melawan Bali," kata Razza, seraya menyatakan siap menunjukkan penampilan terbaik apabila kembali mendapatkan kepercayaan dari Marcos.

"Karena hari ini belum bisa mencetak gol untuk membantu tim menang," tuturnya.

Arema tertahan di urutan ke-11 klasemen Super League dengan 18 poin, sedangkan Persita melesat ke urutan kelima dengan 25 poin.

Baca juga: Pelatih sebut seluruh pemain Persita punya motivasi kalahkan Arema

Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |