Jakarta (ANTARA) - Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Kelapa Gading, Jakarta Utara menyalurkan bantuan kepada penyintas banjir di RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua yang mengungsi akibat banjir yang merendam pemukiman mereka akibat curah hujan tinggi.
“Kami menyalurkan sembako berupa beras seberat 70 kilogram dan 14 dus mi instan kepada warga,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra di Jakarta, Minggu.
Menurut dia, penyaluran ini merupakan aksi kemanusiaan yang rutin dilakukan dengan melibatkan TNI/Polri dan pemerintah daerah. “Penyaluran ini bertujuan untuk meringankan beban warga di masa darurat, sekaligus menunjukkan kepedulian dan memantau kondisi wilayah,” katanya.
Kompol Seto mengatakan ketinggian air banjir di lokasi mencapai 50 sentimeter (cm) - 60 cm, sehingga akses masuk ke lokasi pengungsi di RT 06/ RW 03 menggunakan perahu.
Menurut dia, pendistribusian bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi dan juga memastikan warga memiliki makanan dan kebutuhan pokok selama masa pemulihan. Diharapkan, dapat meringankan beban dan mengurangi kesulitan warga.
Baca juga: Forkopimko Jakut salurkan bantuan bagi penyintas banjir
"Ini juga sebagai bentuk kepedulian dan menunjukkan kehadiran pemerintah dan instansi dalam penanganan bencana. “Kami juga terus memantau kondisi wilayah untuk kemungkinan banjir susulan dan mengimbau warga tetap waspada,” ucapnya.
Sebelumnya, sebanyak 201 warga RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara terpaksa mengungsi ke sejumlah lokasi aman akibat kondisi yang tidak memungkinkan untuk bertahan di rumah masing-masing.
“Para pengungsi tersebar di beberapa masjid, mushola, serta gardu warga yang dijadikan tempat penampungan sementara,” kata Lurah Pegangsaan Dua Sarmudi di Jakarta, Minggu.
Ia mengatakan ratusan warga RW 03 mengungsi ke sejumlah lokasi mulai dari Masjid At-Taqwa RT 003, Masjid Al-Husnah RT 004, Gardu FBR, Mushala Darul Mukmin RT 005, dan Masjid Jami Albahriyah RT 006.
“Sementara RT 007/03 tercatat tidak ada yang mengungsi,” kata dia.
Baca juga: Ratusan warga Kelapa Gading mengungsi akibat banjir
Dari 201 pengungsi tersebut, terdapat 19 lansia serta 37 balita dan anak-anak yang menjadi perhatian utama. Mereka ditampung bersama kepala rumah tangga, ibu rumah tangga, dan warga dewasa lainnya dengan kondisi yang masih terbatas.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































