FEB UIN Jakarta perkuat tata kelola lewat peta profil akademik dosen

5 days ago 7

Jakarta (ANTARA) - Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menerbitkan buku panduan profil dosen Program Studi Magister Manajemen tahun 2026 untuk memperkuat instrumen penguatan tata kelola kelembagaan.

Dekan FEB UIN Jakarta Prof Dr Ibnu Qizam dalam keterangan di Jakarta, Selasa, menyebut penyusunan dokumen komprehensif ini dirancang untuk memetakan kepakaran akademik, rekam jejak riset, serta pengalaman praktis para pengajar.

Ia menyebut Dekanat memproyeksikan basis data ini sebagai tolok ukur penjaminan mutu dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Baca juga: Prodi MM UIN Jakarta matangkan formulasi kurikulum jelang operasional

"Di tengah pertaruhan reputasi akademik antaruniversitas, UIN Jakarta menghadirkan terobosan ilmu, yakni integrasi keislaman dan keilmuan umum," katanya.

Salah satunya, lanjut Ibnu, terdapat pada program studi Magister Manajemen (MM) yang memperkuat eksistensi kelembagaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Jakarta.

"MM UIN Jakarta menyajikan ilmu-ilmu manajemen yang mengintegrasikan Islam dan keterampilan manajemen secara praktis," ujarnya.

Merujuk pada profil akademik dosen yang diterbitkan, Ibnu memaparkan klaster pengajar senior MM FEB UIN Jakarta di rumpun Manajemen Keuangan dipimpin oleh Prof Dr Ahmad Rodoni. Ia merupakan Guru Besar penuh yang menyelesaikan pendidikan Doctor of Business Administration bidang Manajemen Keuangan pada tahun 2001.

Prof Rodoni mencatatkan rekam jejak kepemimpinan birokrasi yang panjang, di antaranya sebagai Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum UIN Jakarta periode 2019–2023, Wakil Dekan Bidang Akademik FEB, serta asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak 2008.

Selanjutnya, ungkap Ibnu, fokus riset finansial di program magister ini diperkuat oleh sejumlah akademisi senior bergelar Associate Professor (Lektor Kepala), di antaranya Dr Indo Yama yang saat ini mengemban mandat sebagai Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Rumah Sakit Haji Jakarta.

Adapun penguatan kajian perbankan dan keuangan syariah juga ditopang oleh Dr Titi Dewi Warninda yang riset-risetnya meraih pendanaan hibah dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dengan fokus pada volatilitas pendapatan perbankan syariah, manajemen risiko, serta mitigasi kemiskinan.

Baca juga: FEB UIN Jakarta gandeng UGM perkuat mutu kampus cetak SDM berkualitas

Baca juga: Prodi S3 Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta raih Akreditasi Unggul

Pada pilar Manajemen Sumber Daya Manusia dan Etika Bisnis Islam, ada Dr Suhendra yang pernah menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum FEB UIN Jakarta periode 2020–2023 dan aktif sebagai dewan juri kinerja pendidikan Islam di tingkat nasional.

Ibnu menjelaskan lini operasional dan metode kuantitatif mendapat tambahan energi baru dengan bergabungnya Dr Ahmad Firdaus, akademisi muda yang sebelumnya memiliki rekam jejak mengajar di Universitas Batanghari dan Universitas Terbuka.

"Melalui pemetaan keahlian dosen yang terdokumentasi secara presisi ini, manajemen FEB UIN Syarif Hidayatullah Jakarta optimistis mampu menghadirkan tata pamong yang akuntabel guna menjawab tantangan pendidikan tinggi global berbasis rekognisi internasional," tutur Ibnu Qizam.

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |