Fantagio minta maaf nomor promosi album Cha Eun-woo disalahgunakan

3 months ago 14

Jakarta (ANTARA) - Agensi Fantagio menyampaikan permohonan maaf terkait insiden penyebaran dan penyalahgunaan nomor telepon yang ditujukan sebagai saluran promosi mini album kedua solo Cha Eun-woo bertajuk ELSE.

Strategi promosi unik itu dirancang untuk memberikan pengalaman interaktif bagi penggemar, namun Fantagio mendapat laporan bahwa sejumlah panggilan yang diterima dianggap tidak sesuai dengan tujuan promosi yang dimaksudkan, terutama setelah nomor tersebut tersebar luas di publik.

Fantagio menegaskan kembali bahwa nomor yang disebarkan tersebut merupakan nomor resmi milik agensi dan digunakan secara sah untuk keperluan promosi album solo Cha Eun-woo yang dijadwalkan meluncur November 2025.

Pihak agensi lantas mengimbau para penggemar agar menggunakan saluran resmi itu hanya sesuai dengan petunjuk yang ada.

Penggunaan sesuai petunjuk itu penting untuk menghindari kesalahpahaman atau penyalahgunaan di masa mendatang, demi kelancaran peluncuran album yang sangat mereka nantikan.

Insiden itu terjadi saat Cha Eun-woo sendiri sedang menjalani tugas wajib militer (wamil) sejak Juli 2025.

Baca juga: Cha Eun-woo ditunjuk jadi pembawa acara jamuan makan malam APEC

Meskipun bertugas, personel grup vokal pria, Astro, itu berkomitmen untuk menyelesaikan dinas kemiliteran dengan baik dan hingga tuntas, kembali dalam kondisi sehat, diperkirakan pada 2027.

Di tengah dinas militer, Cha Eun-woo tetap produktif. Selain peluncuran album ELSE, ia telah merampungkan sejumlah proyek akting termasuk serial televisi “The WonderFools” dan film “The First Ride”, yang dijadwalkan tayang tahun ini.

Semua proyek itu diselesaikan sebelum ia masuk wamil dan dirilis saat ia sedang bertugas, sehingga ia dapat terlihat tampil di industri hiburan dan menyapa penggemar.

Baca juga: Cha Eun-woo mulai menunaikan tugas wajib militer

Baca juga: Cha Eun-woo mendaftar untuk bertugas di band militer

Penerjemah: Abdu Faisal
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |