Evaluasi PNBP, Korlantas Polri perkuat program Polantas Menyapa

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan memperkuat program Polantas Menyapa sebagai instrumen pelayanan yang lebih dekat, responsif, dan humanis dalam upaya evaluasi guna meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Ditlantas.

Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri Brigadir Jenderal Polisi Wibowo meyakini bahwa melalui penguatan program yang membangun komunikasi dua arah antara polisi lalu lintas (polantas) dan masyarakat itu akan mendorong peningkatan PNBP.

"PNBP bukan semata soal angka penerimaan negara, tetapi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Di sinilah peran Polantas Menyapa, hadir memberi solusi, kepastian, dan kepercayaan," katanya dalam Rapat Analisis dan Evaluasi PNBP Ditlantas 2025 di Jakarta, Rabu, dilansir dari keterangan resmi.

Pada kesempatan itu, Wibowo juga menegaskan bahwa pada tahun 2026, Korlantas Polri juga berkomitmen meningkatkan PNBP melalui berbagai inovasi digitalisasi layanan registrasi dan identifikasi (regident).

Transformasi digital akan terus diperkuat melalui pengembangan sistem pelayanan berbasis teknologi, integrasi data nasional, serta penyederhanaan proses layanan guna menciptakan pelayanan yang cepat, transparan, dan mudah diakses.

"Digitalisasi adalah kunci. Dengan sistem yang semakin modern dan terintegrasi, kita tidak hanya meningkatkan PNBP secara sehat, tetapi juga memastikan pelayanan publik semakin efisien, bersih, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat," katanya.

Selain itu, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Korlantas Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, modern, dan berkelanjutan, serta selaras dengan semangat Polri Presisi dalam menjawab kebutuhan masyarakat pada era transformasi digital.

Baca juga: Kakorlantas gaungkan program 'Polantas Menyapa dan Melayani'

Baca juga: Korlantas gelar Polantas Menyapa bersama komunitas ojol

Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |