Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku bangga alumni Garuda Academy angkatan pertama menorehkan prestasi, setelah dua di antaranya, yaitu Petrick Herbert meraih beasiswa LPDP di Columbia University, sementara Irvan Januadi tengah berproses menuju FIFA Masters.
Momen ini dikatakan Erick dalam pembukaan program CORE 1.0 di Jakarta, Kamis, yang diikuti 105 peserta terpilih dari 250 applicants Garuda Academy Year II.
"Terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan FIFA yang terus membuka jalan bagi talenta terbaik sepak bola Indonesia," tulis Erick dalam Instagram resminya, Kamis.
Dalam kesempatan yang sama, Erick juga menantang 105 peserta untuk tidak sekadar mengejar karier di lapangan, tetapi menjadi motor perubahan yang membangun tata kelola, kepemimpinan, dan industri sepak bola yang lebih profesional.
Menurutnya, masa depan sepak bola Indonesia ditentukan oleh kualitas SDM di balik layar, sehingga Garuda Academy hadir untuk menyiapkan talenta muda yang mampu membawa transformasi ekosistem sepak bola secara berkelanjutan.
"Peserta Garuda Academy Year II datang dari berbagai penjuru dunia. Ada yang rela pulang dari Taiwan, Jepang, Australia, hingga Thailand demi mengikuti program ini. Salah satunya adalah Ade Syukri yang kembali ke Indonesia setelah 15 tahun merantau di Thailand, Malaysia, Filipina," tulis dia.
Ia juga mengatakan peserta Garuda Academy II ini adalah masa depan sepak bola Indonesia. Mereka-mereka ini, tambah Erick, adalah calon pemimpin yang akan membawa sepak bola tanah air melangkah lebih jauh ke depannya.
Sementara itu, salah satu peserta Garuda Academy II Ade Syukri punya harapan, dari mengikuti program ini, akan tercipta pemimpin-pemimpin yang nantinya dapat mewujudkan mimpi Indonesia berlaga di Piala Dunia secara konsisten.
Tak hanya itu, ketertarikannya mengikuti program ini adalah untuk melihat industri sepak bola berkembang pesat dan nantinya menjadi negara yang maju di bidang di kulit bundar.
Seperti diketahui, CORE 1.0 ini menjadi fondasi awal bagi para peserta untuk memahami berbagai aspek penting dalam industri sepak bola modern. Mereka juga mempelajari pentingnya membangun identitas merek dalam sepak bola serta perencanaan dan penyelenggaraan event olahraga yang profesional.
Baca juga: Garuda Academy resmi dibuka untuk program berkelanjutan
Baca juga: Kurikulum FIFA dan AFC jadi materi dalam program Garuda Academy
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































