Durasi ideal tidur siang agar tak mengganggu siklus tidur malam

7 hours ago 6

Jakarta (ANTARA) - Tidur siang bisa bermanfaat sekaligus mengganggu terutama jika tidak ada keseimbangan atau justru menyebabkan gangguan pada pola siklus tidur malam.

Ditulis laman Hindustan Times, konsultan neurologi di Rumah Sakit Kauvery, Chennai, Dr. Chakkera Priyanka, mengatakan tidur siang bisa membuat kesulitan tidur pada malam hari atau menyebabkan masalah tidur seperti insomnia.

Ia mengatakan durasi ideal yang dianjurkan untuk tidur siang agar tidak mengganggu siklus tidur tubuh yang menyebabkan insomnia adalah sekitar 20-30 menit.

Baca juga: 7 Manfaat tidur siang untuk tumbuh kembang anak

“Tidur siang singkat, yang berlangsung sekitar 20-30 menit, dapat meningkatkan fokus, kewaspadaan, dan kinerja kognitif serta suasana hati pada individu,” kata ahli neurologi tersebut.

Ketidakteraturan tidur di sore atau malam akan menyebabkan tekanan tidur dan menyebabkan individu sulit tidur di malam hari. Ini membuat tubuh merasa gelisah di malam hari dan merasa lelah di pagi hari.​​​​​​​

Priyanka mengatakan tidur malam yang tidak berkualitas akan meningkatkan ketergantungan pada tidur siang hingga beberapa kasus ekstrem memerlukan perhatian medis.

Baca juga: Ini waktu tidur siang yang ideal bagi anak

“Rasa kantuk yang berlebihan di siang hari dapat menyebabkan apnea tidur atau bahkan kurang tidur kronis,” katanya.​​​​​​​

Priyanka menyarankan untuk batasi waktu tidur siang idealnya pada pukul 3 sore dan usahakan durasinya singkat. Menjaga rutinitas tidur dan bangun yang konsisten juga sangat penting, karena pola tidur yang tidak teratur dapat mengacaukan ritme sirkadian tubuh.

Selain itu juga perlu menciptakan rutinitas malam yang tenang, seperti meminimalkan paparan layar tepat sebelum tidur dan memastikan tidur setidaknya 7-9 jam setiap hari.

Baca juga: Manfaat tidur siang bagi kesehatan tubuh

Baca juga: Orang yang tidur siang lama mungkin lebih berisiko obesitas-hipertensi

Penerjemah: Fitra Ashari
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |