Dukuh Atas - Blok M jadi tujuan rute MRT paling ramai pada 2026

3 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Kawasan Dukuh Atas-Blok M menjadi salah satu tujuan rute perjalanan paling ramai bagi pengguna MRT Jakarta hingga pertengahan 2026 seiring meningkatnya aktivitas di kawasan tersebut.

"Biasanya itu blok M itu tidak menjadi top origin destination. Tapi semenjak tahun lalu kebangkitan kembali area blok M, ini kita bisa melihat bahwa top lima origin destination pengguna MRT itu nomor satu Dukuh Atas-Blok M," kata Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta, Mega Natangsa Tarigan dalam Forum Jurnalis 2026 di Jakarta, Rabu.

Menurut Mega, peningkatan tersebut tidak terlepas dari hadirnya Blok M Hub yang mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi dan sosial di kawasan tersebut.

Selain itu, integrasi transportasi dan berbagai kegiatan yang digelar di area Dukuh Atas maupun Blok M turut menarik minat masyarakat untuk berkunjung menggunakan transportasi publik.

Dia menilai tren tersebut menunjukkan kawasan transit tidak hanya berfungsi sebagai tempat perpindahan moda transportasi, tetapi juga menjadi destinasi baru bagi masyarakat.

MRT Jakarta berharap revitalisasi kawasan berbasis transportasi dapat terus mendorong pertumbuhan jumlah pengguna angkutan umum di Jakarta.

Baca juga: "Waste station" hadir di MRT Blok M, ajak warga pilah sampah di ruang publik

"Diharapkan ke depan akan terjadi revitalisasi di kawasan itu yang berhasil menarik pengguna-pengguna transportasi umum untuk visit ke area itu," ucap dia.

Pada periode Januari-April 2026, rute Dukuh Atas-Blok M menjadi rute dengan jumlah penumpang terbanyak, yakni 630.889 penumpang. Sementara itu, rute Blok M-Dukuh Atas menempati posisi kedua dengan 621.516 penumpang.

Selain itu, MRT Jakarta mencatat tingkat okupansi area ritel nonstasiun di Blok M Hub mencapai 83,77 persen sejak diresmikan. Kawasan tersebut saat ini memiliki 375 unit tenan yang beroperasi.

Blok M Hub merupakan proyek revitalisasi kawasan sekitar terminal dan mal Blok M yang diproyeksikan menjadi hub (penghubung) transportasi dan fasilitas umum di area tersebut.

Blok M Hub juga akan disiapkan sebagai pusat aktivitas publik, termasuk pengembangan kawasan kuliner dan gedung ASEAN yang akan menjadi bagian dari wajah baru Jakarta.

Revitalisasi kawasan Blok M meliputi pembangunan pedestrian atau trotoar sepanjang 1,3 kilometer (km) yang dipastikan ramah untuk difabel.

Baca juga: MRT Jakarta siapkan hak penamaan di Stasiun Blok A dan Blok M Hub

Baca juga: MRT Jakarta bakal perbanyak ruang terbuka hijau di Blok M

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |